Minggu, 14 Oktober 2012

MODUL I : JARINGAN KOMPUTER TIK : Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan dapat memahami jaringan komputer PENDAHULUAN Jaringan (network) adalah sekumpulan komputer yang dapat saling berkomunikasi satu sama lain dan berbagi peralatan yang dapat diakses secara bersama-sama. Secara topologi komunikasi antara satu komputer dengan komputer lainnya dibagi menjadi empat, yaitu topologi bintang (star), topologi cincin (ring), topologi bus (bus). Adapun bentuk masing-masing topologi dapat dilihat pada gambar di bawah ini Topologi star Topologi ring Topologi bus Agar dapat berkomunikasi antara satu komputer dengan komputer lainnya diperlukan sebuah protokol jaringan. Protokol jaringan yang digunakan yang digunakan adalah protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). TCP/IP disamping protokol berlapis juga mengikuti standar ISO (International Organization of Standard) dan OSI (Open System Interconnection) yang memungkinkan untuk berkomunikasi seluruh dunia walaupun platform yang digunakan berbeda-beda. OSI menerapkan 7 lapis (layer), namun oleh TCP/IP diringkas menjadi 5 lapis saja. Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini OSI TCP/IP Application Transport Internet Network Interface Presentation Session Transport Network Data link Physical Physical Untuk dapat mengenali satu komputer dengan komputer lainnya maka masing-masing komputer tersebut oleh TCP/IP diberi alamat IP. Pengalamatan IP ini berupa nomor 32 bit yang terdiri atas alamat subnet (field netid)dan host (field hostid). Agar tidak membingungkan maka IP diorganisasikan atas beberapa klas, dimana :  klas A : jika oktet pertama mempunyai nilai 0 s/d 127, yang mendukung 16.777.214 host  klas B : jika oktet pertama mempunyai nilai dari 128 s/d 191, yang mendukung 65.543 host  klas C : jika oktet pertama mempunyai nilai dari 192 s/d 223, yang mendukung 254 host dengan 2.097,92 alamat klas C. WORKSHOP 1. Hidupkan komputer dan login dengan mengisikan user name dan password yang telah disediakan 2. Pastikan komputer yang saudara hadapi memiliki ikon Network Neibourhood pada desktopnya (Jika belum harap lapor pada asisten atau administrator). 3. Klik satu kali ikon tersebut kemudian klik kanan dan pilih “properties”. 4. Setelah muncul dialog Network, kemudian pada group Configuration lakukan pengecekan komponen yang terinstalasi. Catat masing-masing komponen tersebut. 5. Pastikan bahwa komponen yang terinstalasi tersebut terdapat TCP/IP komponen (Jika tidak ada harap lapor ke asisten atau administrator). 6. Klik komponen TCP/IP tersebut dan kemudian klik tombol properties. Setelah muncul dialog TCP/IP Properties kemudian pilihlah IP Address. Catat IP address komputer saudara beserta subnet mask. Setelah itu klik tombol cancel (jika komputer saudara belum memiliki IP Address segera lapor ke asisten atau administrator). 7. Kemudian pindah ke group Identification. Catatlah Computer Name dan workgroupnya. Setelah itu tekan cancel. Entire Network : Client to Client 8. Pada ikon Network Neighborhood klik 2 kali. Setelah itu akan muncul dialog Network Neighborhood. Pada dialog tersebut akan terlihat komputer-komputer client lainnya (jika belum kelihatan lapor pada asisten atau administrator). Simpan dialog ini pada clipboard dengan cara klik satu kali dialog tersebut, kemudian tekan alt-printscreen bersamaan. Setelah itu buka wordpad atau MSWord dan keluarkan hasilnya dengan menekan ctrl-v bersamaan. Simpan file tersebut untuk laporan saudara. 9. Pada dialog Network Neighborhood klik ikon Entire Network satu kali. Setelah itu simpan dialog tersebut pada MSWord atau Word Pad dengan cara sebagaimana no 8 di atas. Perintah-perintah pada network 10. Bukalah windows console (Start-Program-MS-DOS Prompt), kemudian maksimalkan 11. Lakukan proses uji sendiri dengan mengetikkan perintah Ping 127.0.0.1 Catat hasilnya. Kemudian lakukan dengan IP yang lain (komputer teman saudara), lakukan minimal 5 kali untuk alamat IP yang berbeda 12. Lakukan perintah ping dengan menggunakan nama komputernya (host), catat hasilnya. Dan lakukan minimal 5 kali untuk host yang berbeda 13. Apa kesimpulan saudara tentang perintah ping tersebut Perintah NET dan NETSTAT 14. Ketikkan NET TIME \\(nama host) kemudian catat hasilnya 15. Ketikkan NET VIEW kemudian catat hasilnya 16. Ketikkan NET CONFIG kemudian catat hasilnya 17. Ketik NETSTAT /? Kemudian amati hasilnya 18. ketik NETSTAT –a, kemudian catat hasilnya 19. Lakukan hal yang sama untuk –e, -n, -s dan –r Client To Server 20. Dengan perintah PING, NET dan NETSTAT ulangi langkah 11 sampai dengan 19 untuk komunikasi dengan server (nama server, IP address server dapat saudara tanyakan langsung pada asisten atau administrator) MODUL II : KOMUNIKASI ANTAR KOMPUTER TIK : Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan dapat memahami komunikasi antar komputer client dengan winpopup, hak akses folder antar client dan antara client dengan server PENDAHULUAN Keuntungan yang diperoleh dengan terhubungnya komputer satu dengan lainnya dalam sebuah jaringan dengan menggunakan protokol TCP/IP, tidak hanya sebatas pemakaian/pemanfaatan piranti secara bersama-sama namun dapat juga digunakan untuk berkomunikasi antara satu client dengan client yang lain. Hal ini dapat terjadi oleh karena adanya pemanfaatan lapisan socket yang tersedia. Salah satu aplikasi pendukung pengiriman pesan (message) ini adalah winpopup. Dimana pada aplikasi ini pemakai (user) dapat mengirimkan pesan pada komputer yang dituju dengan terlebih dahulu mengisikan nama host yang diinginkan atau dapat juga dengan menuliskan IP Addressnya. Pemakaian bersama (sharing) folder atau file dapat dilakukan antara satu komputer dengan komputer lain pada jaringan komputer. Efisiensi waktu dan tempat dapat diperoleh dengan adanya jaringan komputer ini. Disamping itu folder atau file yang tersimpan dapat dimanfaatkan oleh komputer lain. Model yang demikian ini disebut dengan data terdistribusi, artinya folder atau file tersebar diberbagai client. Disisi yang lain komputer-komputer yang bertindak sebagai client dapat pula memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan oleh server untuk dapat mengakses folder atau file yang telah disediakan. Dengan kata lain fasilitas yang ini disebut pemakaian folder atau file secara terpusat. Salah satu masalah adanya pemakaian folder atau file secara bersama-sama, baik terdistribusi atau terpusat pada suatu jaringan adalah keamanan folder atau file tersebut. Untuk menanggulangi masalah tersebut folder atau file yang disharing diproteksi keamanannya dengan menggunakan password. Masing-masing client maupun server dapat menset password melalui komputernya masing-masing. WORKSHOP Komunikasi antar client 1. Buka windows explorer kemudian klik subdirektori windows. Setelah itu carilah aplikasi WinPopup. Jika telah ditemukan klik dua kali. 2. Setelah muncul dialog WinPopup kemudian klik gambar amplop atau menu Message dan sub menu send. 3. Klik radio button User or Computer dan isikan IP address atau nama host komputer yang akan saudara kirimkan. Setelah itu isikan beritanya pada menu Message. Jika telah selesai kemudian klik OK 4. Lakukan beberapa kali untuk client yang berbeda. Pemakaian direktori bersama antar client 5. Buka windows explorer kemudian buat sebuah folder dengan nama Dirsama (misal : DirsamaKomputer1). 6. Setelah itu klik folder tersebut satu kali kemudian klik kanan sehingga muncul pop up menu. 7. Pada pop up menu klik sharing … 8. Setelah muncul dialog Properties, pada group Sharing klik radio button Shared As. 9. Pada bagian share name dapat saudara isikan nama defaultnya atau nama yang saudara inginkan. 10. Pada bagian Access type dapat saudara isikan read-only. 11. Dengan mengosongkan kolom Password kemudian klik tombol apply dan kemudian OK. 12. Isikan pada folder yang telah saudara sharing tersebut dengan sembarang file. 13. Setelah itu coba teman saudara untuk mengakses file tersebut (misal dicopy atau dirubah isinya). Catat isi pesan yang terjadi. 14. Lakukan hal yang sama namun dengan mengisikan passwordnya. Kemudian catat peristiwa yang terjadi ketika teman saudara hendak mengaksesnya. 15. Ulangi langkah 10 sampai dengan 14 namun untuk Access Type Full dan Depends on Password. Pemakaian direktori bersama client to server Tugas Administrator : mensetting pemakaian folder dan file bersama dengan akses yang bertingkat 16. Koneksikan komputer saudara dengan server yang telah disediakan. 17. Lakukan proses pengambilan (download) atau pengiriman (upload) data dari komputer client ke server. Catat hasilnya. 18. Dengan aplikasi winpopup komunikasikan dengan teman saudara untuk bertukar file melalui server (secara tidak langsung). Caranya adalah dengan memberitahu teman saudara tersebut melalui message yang saudara kirim lewat winpopup, kemudian teman saudara mengambil file yang sebelumnya telah saudara kirim ke server tersebut. Demikian pula sebaliknya. Buat kesimpulan dari hasil yang saudara dapatkan. Model terdistribusi antar client 19. Buatlah sebuah folder dan isikan dengan beberapa file. 20. Lakukan proses sharing dengan hak akses full dan isikan pula passwordnya. 21. kontak teman saudara melalui winpopup dan ajaklah mereka untuk dapat sharing folder secara bersama-sama. 22. Copykan file yang saudara inginkan ke folder komputer-komputer client yang telah diizinkan oleh teman saudara. Model terpusat antar client 23. Ulangi langkah 21 tetapi jadikan salah satu komputer teman saudara untuk digunakan menyimpan file-file dari berbagai komputer client. Model terpusat client - server 24. Hubungkan komputer saudara dengan server. 25. Simpan file-file yang saudara inginkan pada folder yang telah tesedia. MODUL III : CLIENT - SERVER TIK : Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan dapat memahami komunikasi antar komputer client dengan server dan dapat memanfaatkan fasilitas service yang telah disediakan server berupa telnet, httpl dan ftp PENDAHULUAN Adanya teknologi jaringan komputer dengan model client – server tidak hanya dalam merambah di skala lokal saja namun juga telah mendunia/publik domain, yang dikenal dengan internet. Namun adakalanya teknologi internet ini di adopsi oleh suatu perusahaan/badan yang hanya menginginkan scope tertentu, sehingga publik tidak dapat mengaksesnya secara bebas. Model yang demikian ini disebut dengan intranet. Baik internet dan intranet dapat dirancang dengan menggunakan aplikasi software tertentu. Dimana fasilitas yang harus disediakan yaitu untuk server berupa sistem operasi khusus untuk server (dalam hal ini windows NT server atau windows 2000) dan fasilitas pendukung web server yaitu IIS (Internet Information Server). Dengan aplikasi IIS memungkinkan suatu server bertindak sebagai web server yang memungkinkan pemakai untuk dapat mempublikasikan informasi pada intranet atau internet. Servis yang disediakan IIS ini memungkinkan pemakai mentrasfer informasinya dalam bentuk HTTP (Hypertext Transfer Protocol) dan layanan FTP (File Transfer Protocol). WORKSHOP Browsing menggunakan fasilitas HTTP 1. Buatlah sebuah homepage sederhana (dapat menggunakan front page atau msword atau fasilitas lain yang saudara fahami) 2. Setelah selesai lakukan proses upload data saudara tersebut ke server yang telah disediakan 3. Bukalah browser seperti internet explorer atau netscape atau opera atau fasilitas browser lain yang tersedia. 4. ketik URLnya dan browser saudara siap menampilkan informasi yang saudara simpan diserver tersebut. 5. Perbaiki home page saudara dan ulangi langkah diatas untuk mengupload homepage tersebut ke server. Pemakaian FTP 6. Buka aplikasi MSDos prompt saudara. 7. ketikkan FTP 8. Setelah terkoneksi ketikkan ? pada prompt ftp. 9. Cobalah beberapa perintah ftp tersebut dan catat hasilnya serta kegunaan dari perintah tersebut 10. Cobalah download sebuah file dengan perintah gets (download file dari server ke komputer saudara) 11. Cobalah upload sebuah file dengan perintah put (download file dari komputer saudara ke server) 12. Setelah selesai keluar denganperintah quit. Pemakaian TELNET 13. Melalui perintah RUN pada menu start ketikkan perintah telnet. 14. Isikan nama servernya atau IP Address server kemudian diikuti user name dan passwordnya, setelah itu klik OK. 15. Jika telah terkoneksi gunakan fasilitas-fasilitas yang telah disediakan. MODUL IV : TRANSFER DATA TIK : Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan dapat memahami fasilitas layanan FTP melalui browser, windows explorer winscp PENDAHULUAN Selain layanan WWW, IIS juga menyediakan layanan lainnya yaitu File Transfer Protocol (FTP). Layanan tersebut sangat bermanfaat di dalam pemakaian upload maupun download file secara terpusat maupun terdistribusi. Awal mulanya software client FTP hanya berorientasi pada text, lama kelamaan teknologi ini diadopsi ke dalam browser dan internet explorer. Untuk menggunakan layanan ini user harus login ke layanan tersebut. Setiap kali login user dapat melakukan navigasi pada direktori-dikrektori yang disediakan kan oleh server pada layanan FTP. Selain itu client FTP memungkinkan user lain dalam jaringan untuk mengcopy file-file ke site FTP. WORKSHOP Pemakaian FTP melalui browser 1. Set IIS server dan konfigurasikan untuk layanan FTP 2. Konfigurasikan pula untuk logon FTP (langkah 1 dan 2 setting pada server dan itu merupakan pekerjaan administrator) 3. Untuk memastikan jaringan terkoneksi lakukan perintah ping kemudian diikuti dengan IP address atau nama servernya. 4. Aktifkan browser saudara, kemudian ketikkan IP Addrress server atau URL nya. 5. Double klik pada browser file-file yang akan didownload 6. Pada saat saudara mengklik file yang akan di download, akan tampil kotak dialog Save As. Tentukan lokasinya. 7. Coba dengan file-file yang lainnya. Logon pada FTP 8. Buka kembali salah satu browser di computer saudara (Internet explorer, netscape dll) 9. pada kolom URL ketikkan perintah ftp://user:password@computername/ atau ftp://username@computername/ 10. Ketikkan password saudara apabila muncul dialog password. 11. Setelah itu download file-file yang diinginkan 12. Lakukan langkah 4 sampai dengan 11 dengan menggunakan windows explorer 13. Lakukan langkah 4 sampai dengan 11 dengan menggunakan software winscp. (lakukan instalasi jika belum tersedia) To mamik Ini modulnya sampai ke IV dulu ya, untuk yang ke V & VI sedang dalam proses pembuatan

Wide Area Network

Wide Area Network (WAN) mencakup daerah geografis yang luas, sertingkali mencakup sebuah negara atau benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin yang bertujuan untuk mejalankan program-program aplikasi. Kita akan mengikuti penggunaan tradisional dan menyebut mesin-mesin ini sebagai host. Istilah End System kadang-kadang juga digunakan dalam literatur. Host dihubungkan dengan sebuah subnet komunikasi, atau cukup disebut subnet. Tugas subnet adalah membawa pesan dari host ke host lainnya, seperti halnya sistem telepon yang membawa isi pembicaraan dari pembicara ke pendengar. Dengan memisahkan aspek komunikasi murni sebuah jaringan (subnet) dari aspek-aspek aplikasi (host), rancangan jaringan lengkap menjadi jauh lebih sederhana. Pada sebagian besar WAN, subnet terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi (disebut juga sirkuit, channel, atau trunk) memindahkan bit-bit dari satu mesin ke mesin lainnya. Element switching adalah komputer khusus yang dipakai untuk menghubungkan dua kabel transmisi atau lebih. Saat data sampai ke kabel penerima, element switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan pesan-pesan tersebut. Sayangnya tidak ada terminologi standart dalam menamakan komputer seperti ini. Namanya sangat bervariasi disebut paket switching node, intermidiate system, data switching exchange dan sebagainya. Sebagai istilah generik bagi komputer switching, kita akan menggunakan istilah router. Tapi perlu diketahui terlebih dahulu bahwa tidak ada konsensus dalam penggunaan terminologi ini. Dalam model ini, setiap host dihubungkan ke LAN tempat dimana terdapat sebuah router, walaupun dalam beberapa keadaan tertentu sebuah host dapat dihubungkan langsung ke sebuah router. Kumpulan saluran komunikasi dan router (tapi bukan host) akan membentuk subnet. Istilah subnet sangat penting, tadinya subnet berarti kumpulan kumpulan router-router dan saluran-sakuran komunikasi yang memindahkan paket dari host host tujuan. Akan tatapi, beberpa tahun kemudian subnet mendapatkan arti lainnya sehubungan dengan pengalamatan jaringan. Pada sebagian besar WAN, jaringan terdiri dari sejumlah banyak kabel atau saluran telepon yang menghubungkan sepasang router. Bila dua router yang tidak mengandung kabel yang sama akan melakukan komunikasi, keduanya harus berkomunikasi secara tak langsung melalui router lainnya. ketika sebuah paket dikirimkan dari sebuah router ke router lainnya melalui router perantara atau lebih, maka paket akan diterima router dalam keadaan lengkap, disimpan sampai saluran output menjadi bebas, dan kemudian baru diteruskan. Subnet yang mengandung prinsip seperti ini disebut subnet point-to-point, store-and-forward, atau packet-switched. Hampir semua WAN (kecuali yang menggunakan satelit) memiliki subnet store-and-forward. Di dalam menggunakan subnet point-to-point, masalah rancangan yang penting adalah pemilihan jenis topologi interkoneksi router. LAN biasanya berbentuk topologi simetris, sebaliknya WAN umumnya bertopologi tak menentu. Sumber: http://id.shvoong.com/internet-and-technologies/computers/2310497-pengertian-wide-area-network-wan/#ixzz29KoZyfte

Rabu, 09 Mei 2012

Pemancar dan penerima optik Pemancar merubah sinyal elektrik menjadi sinyal cahaya. Perubahan intensitas padasinyal cahaya dilakukan dengan modulasi analog. Sedangkan modulasi digitalmenghasilkan pulsa cahayaPenerima merubah kembali sinyal cahaya menjadi sinyal elektrik.Pemancar dan penerima optik Pemancar optik Laser Diode (LD) dan Light Emiting Diode dapat dikonversi dari sinyal listrik menjadi sinyal cahaya (electro-optical conversion). Keduanya merupakan osilator frekuensi tinggi ( ≈ 10 6 GHz ) dan berfungsi sebagai noise generator dengan spectral bandwith tinggi. Pemancar optik Laser diode mempunyai bandwith sebesar 1000 GHz ( nm 2 ≈∆ λ ), LED mempunyai bandwith sebesar 10.000 GHz ( nm 2 ≈∆ λ )Baik LD maupun LED mempunyai atenuasi rendah pada serat optik. Lebar spectral ∆λ akan sekecil mungkin sedangkan modulasi rengenya ∆ f akan menjaci sebesar mungkin. Pada 3 dB insertion loss dari laser diode hanya 50% dari kekuatan cahayayang ditembakkan dalam serat optik, pada 15-20 Db insertion loss dari LED berkurang hanya beberapa persen saja Coupling LED dan LD Penerima Optik Dua jenis penerima semi konduktor digunakan dalam sisitem komunikasi serat optik PIN (P-Intrinsik-N) APD ( Avalanche Photo Diode)Seperti halnya pemancar optik, penerima optik juga terdiri dari bahan semi konduktor.Dikombinasikan dengan pemancar Gallium Arsenide (GaAS), serat silika quartz dan(SiO2) dan silika (Si) receiver PIN Diode Di dalam PIN diode, serat optik ditempatkan sedemikian sehingga cahaya yangditerima jatuh pada suatu lapisan intrinsic dari material semi konduktor yangdiletakkan antara lapisan tipe n dan tipe p. Diode junction yang dibentuk oleh lapisan-lapisan ini dibias mundur (reserve-bias) dan jumlah arus yang mengalir melalui junction tersebut ditentukan oleh intesitas cahaya (jumlah photon) yang masuk dalamlapisan intrinsik. Variasi arus yang mengalir melalui diode PIN sebagai hasil darivariasi intensitas sinyal optik yang diterima adalah sangat kecil sehingga memerlukan penguatan Struktur dan Prinsip PIN Avalanche Photo Diode Mempunyai konstruksi yang mirip dan beroperasi dengan cara yang sama dengandiode PIN. Akan tetapi APD tidak memerlukan penguat efek medan di dalam modul penerima. Internal gain yang membuat APD lebih sensitif, diperoleh melalui penggunaan tegangan bias mundur yang tinggi pada diode junctionnya. Hal inimenghasilkan suatu medan listrik yang tinggi pada lapisan instrinsik diode. Pada saatsuatu elektron dilepas karena adanya suatu photon yang masuk ke lapisan intrinsik,medan listrik akan memyebabkan elektron tersebut bergerak sepanjang lapisan padakecepatan yang tinggi dan bertubrukan dengan molekul-molekul lain sehingggamelepaskan lebih banyak elektron-elektron yang selanjutnya akan bergerak sepanjanglapisan dengan kecepatan tinggi. Proses ini dinmakan avalanche breakdown .Keuntungan penggunaan avalanche breakdown ini adalah peningkatan sensitivitasdibandingkan dengan diode PIN.Struktur dan Prinsip APD Komponen receiver Komponen receiver dibagi menjadi 3 o Front End o Linear Channel o Data Recovery Front End Terdiri dari: Photodiode : untuk mengubah sinyal optik menjadi elektrik Preamplifier : untuk menguatkan sinyal untuk proses selanjutnya Linear channel Terdiri dariMain Amplifier : dikontrol secara otomatis untuk membatasi tegangan output Low Pass Filter : untuk membentuk pulsa tegangan yang berguna mengurangi noise Data Recovery Terdiri dari: Sirkit Decision :untuk membandingkan output dari linear channel terhadap levelthreshold dan memutuskan apakah sinyal tersebut berupa bit “1”atau bit “0” Sirkit Clock Recovery : mensikronkan proses keputusan
1 Perangkat Keras Internet Hub Hub Berfungsi untuk menggabungkan beberapakomputer menjadi satu buah kelompok jaringan. Mungkinbila kita hanya akan menghubungkan dua buah PC kitahanya akan memerlukan Kabel UTP dengan Crimpingdengan metode cross cable. Tapi bagaimana halnyadengan 10 PC ? atau 20 PC ? disinilah fungsi hub bekerjadimana computer-komputer tersebut akan dihubungkindengan UTP Straight Cable yang dicolokkan ke port-portyang ada di hub dan diset dengan IP dengan alamat jaringan yang sama, maka kita akan beradadi dalam jaringan komputer yang terdiri lebih dari 2 buah PC.Hub memiliki sedikit kejelekan dimana dia akan membroadcast semua paket yang akandikirim ke salah satu IP Tujuan maksudnya apabila data atu informasi yang diterima. Hal inimungkin tidak akan terasa bila kita hanya memiliki 10 buah PC yang terkoneksi dalam satu jaringan. Cara kerja Hub Pada dasarnya adalah sebuah pemisah sinyal (signal splitter). Ia mengambil bit-bit yangdatang dari satu port dan mengirimkan copynya ke tiap-tiap port yang lain. Setiap host yangtersambung ke hub akan melihat paket ini tapi hanya host yang ditujukan saja yang akanmemprosesnya. Ini dapat menyebabkan masalah network traffic karena paket yang ditujukan kesatu host sebenarnya dikirimkan ke semua host (meskipun ia hanya diproses oleh salah satuyang ditujukannya saja). Kabel Coaxial Kabel Coaxial atau populer dipanggil “coax” terdiri ataskonduktor silindris melingkar yang mengelilingi sebuah kabeltembaga ini yang konduktif. Untuk LAN, kabel coaxialmenawarkan beberapa keunggulan. Antara lain dapatdijalankan dengan tanpa banyak bantuan dari repeater.Ada beberapa jenis kabel coaxial, yaitu : 1. Kabel Coaxial Thinnet ( Kabel RG-58 ) Kabel Coaxial Thinnet atau Kabel RG-58 biasa disebutdengan kabel BNC, singkatan dari British Naval Connector.Sebenarnya BNC adalah nama konektor yang dipakai, bukan nama kabelnya.Kelebihan menggunakan kabel RG-58 adalah : Fungsi fungsi perangkat internet by Fariz Arruqy Werist_death@yahoo.com 2  Fleksibel, mudah dipakai untuk instalasi dalam ruangan.  Dapat langsung dihubungkan ke komputer menggunakan konektor BNC.Spesifikasi teknis dari kabel ini adalah :  Mampu menjangkau bentangan maksimum 185 meter.  Impedansi Terminator 50 Ohm. Fungsi: Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir terutama untuktransceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. 2. Kabel Coaxial Thicknet ( Kabel RG-8 ) Kabel Coaxial Thicknet atau Kabel RG-8 adalah kabel coaxial yang dipakai untuk instalasiantar gedung, Spesifikasi kabel ini sama dengan dengan Kabel Coaxial Thinnet, hanya bentukfisiknya lebih besar. Karena lebih besar, kabel ini dapat menampung data yang lebih banyaksehingga cocok untuk instalasi sebagai backbone jaringan.Spesifikasi Teknis dari kabel ini adalah :  Mampu menjangkau bentangan maksimum 500 meter.  Impedansi terminator 50 Ohm.  Membutuhkan Transceiver sebelum dihubungkan dengan komputer.Supaya komputer dapat terhubung ke jaringan thicknet, diperlukan transceiver. Koneksiantara Network Adapter Card dengan transceiver dibuat dengan menggunakan drop cable untukmenghubungkan Transceiver dengan Attachment Unit Interface ( AUI ) pada Network AdapterCard. Interface dari AUI berbentuk DB-15.Bila dibandingkan antara Thicknet dengan thinnet, instalasi kabel thicknet jauh lebih sulit karenasifatnya lebih kaku dan tidak fleksibel. Tetapi melihat kapasitas data dan jarak yang bisadijangkau, jenis kabel ini masih menjadi favorit sebagai penghubung antar gedung.Konektor : 1. BNC Kabel konektorUntuk menghubungkan kabel ke T konektor.2. BNC T konektorUntuk menghubungkan kabel ke komputer. 3. BNC Barrel konektorUntuk menyambung 2 kabel BNC. 4. BNC TerminatorUntuk menandai akhir dari topologi bus. Fungsi fungsi perangkat internet by Fariz Arruqy Werist_death@yahoo.com 3Sesuai dengan kapasitas maksimal dari kabel coaxial, Ethernetdengan media transmisi coaxhanya ada satu kecepatan transfer data (10 Mbps).Terminator yang dapat digunakan adalahterminator dengan nilai resitansi sebesar 50 OHM. Penggunaan kabel lebih dari yang disarankansangat tidak dianjurkan karena dapat mengurangi performansi dari jaringan komputer tersebut.Kabel ini masih digunakan sebagai segmen tulang belakang (backbone) untuk penyambung didalam sistem ethernet karena biayanya murah.Karakteristik lain dari media tipe ini : PELINDUNG INTERFERENSI:adaMAKS. BANDWITH:10 MbpsMAKS. KABEL:500 meterSOKET:BNC (Bayonet Naval Conector)BIAYA:murah dibanding UTP TOPOLOGI FISIK:BusINSTALLASI:sederhana Modem Eksternal dan Internal Perangkat MODEM EKSTERNAL berada diluar CPU. Modem eksternal dihubungkan ke CPUmelalui port COM atau USB. Modem jenis ini biasanya menggunakan sumber tegangan terpisahberupa adaptor. Keuntungan penggunaan modem jenis ini adalah portabilitasnya yang cukupbaik sehingga gampang dipindah-pindah untuk digunakan di komputer lain. Disamping itudengan menggunakan modem eksternal, tidak perlu ada slot ekspansi yang dikorbankansehingga bisa dipakai untuk keperluan lain, terutama apabila mainboard yang digunakan hanyamenyediakan sedikit slot ekspansi. Modem eksternal juga dilengkapi dengan lampu indikatoryang memudahkan kita untuk memonitor status modem. Kerugiannya, harganya lebih mahaldibandingkan dengan modem internal. Modem eksternal juga membutuhkan tempat tersendiriuntuk menaruhnya meskipun kecil. Perangkat MODEM INTERNAL adalah terpasang langsungdidalam CPU. Secara fisik modem internal berupa sebuah card yang tertancap pada salah satuslot ekspansi pada mainboard, biasanya pada slot ISA atau PCI. Penggunaan modem jenis inimemiliki beberapa keuntungan, antara lain adalah lebih hemat tempat dan dari segi harga lebihekonomis dibandingkan dengan modem eksternal. Karena telah terpasang di dalam CPU, makamodem jenis ini tidak membutuhkan adaptor seperti halnya modem eksternal sehingga sistemterkesan lebih ringkas tanpa ada banyak kabel berseliweran yang bisa memberi kesan kurangrapi. Namun demikian, modem internal memiliki kelemahan berupa tidak adanya indikator seba. UTP (Unshielded Twisted Pair) Kabel UTP yang biasa digunakan adalah kabel yang terdiridari 4 pasang kabel yang terpilin. Dari 8 buah kabel yangada pada kabel ini, hanya digunakan 4 buah saja untukdapat mengirim dan menerima data (Ethernet). Perangkatlain yang berkenaan dengan penggunaan jenis kabel iniadalah konektor kabel UTP (RJ-45) dan HUB/SWITCH. Ada beberapa klasifikasi kabel yang digunakan untuk jaringan twisted-pair , tapi yang paling populer adalahCategory 5 (CAT 5). Masih ada beberapa klasifikasi untukCAT 5 ini, untuk pemakaian biasadigunakan CMR Cable. Kabel CAT 5 dijual dalam bentuk rol didalam karton berlubang untuk memudahkan penanganannya. Fungsi fungsi perangkat internet by Fariz Arruqy Werist_death@yahoo.com 4Pada ujung-ujung kabel CAT 5 ini dipasangkan konektor yang dikenal sebagai konektor RJ-45(RJ dari kata 'Registered Jack'). Konektor RJ-45 ini mirip dengan konektor pada kabel telepon (RJ-11). Bila pada kabel telepon menggunakan tiga pasang kawat, makakabel network inimenggunakan Empat pasang .Ada dua macam pemasangan yang menghasilkan 'Ujung A' (End A) dan 'Ujung B' (End B).Urutan pemasangan kawat pada konektor yang dikenal sebagai End A dan End B ini padadasarnya adalah standar EIA568A dan EIA568B. Kabel CAT 5 yang kerdua ujungnya adalah UjungA disebut sebagai straight-through cable (kabel langsung), sedangkan bila yang satu Ujung Adan yang lainnya Ujung B dinamakan cross-over cable (kabel silang).Apabila ingin menghubungkan dua komputer langsung tanpa menggunakan hub dengankabek network, maka yang diperlukan adalah cross-over cable. Hubungan computer denganmenggunakan hub memerlukan straight through cable. Sebenarnya pada kabel CAT 5 tidaksemua kawat terpakai. Hanya kawat yang terhubung pada pin nomor 1, 2 ,3 dan 6 yang terpakaisedangkan kawat yang terhubung pada pin nomor 4, 5, 7 dan 8 tidak terpakai. Kabel UTP mempunyai ciri : PELINDUNG INTERFERENSI:tidak adaMAKS. BANDWITH:100 MbpsMAKS. KABEL:100 meterSOKET:RJ-45 (RJ = Registered Jack)BIAYA:murah TOPOLOGI FISIK:Star, Extended Star, TreeINSTALLASI:Mudah Beberapa Kategori (CAT) Kabel UTP : TIPE PENGGUNAANCATEGORY 1 Voice (Kabel Telepon)CATEGORY 2 Data dengan bandwith hingga 4 Mbps (Local Talk)CATEGORY 3 Data dengan bandwith hingga 10 Mbps (Ethernet)CATEGORY 4 Data dengan bandwith hingga 20 Mbps (16 Mbps Token Ring)CATEGORY 5 Data dengan bandwith hingga 100 Mbps (Fast Ethernet) Fungsi: Sebagai contoh penggunaan kabel UTP untuk sehari-harinya adalah digunakan untuk LAN dankabel telpon. Salah satu alasan utama kenapa jenis kabel UTP ini sangat popular dibandingkandengan jenis kabel lainnya adalah karena penggunaan Kabel UTP sebagai kabel telpon. Karenabanyak gedung menggunakan kabel ini untuk sistem telepon dan juga biasanya ada kabel extrayangDipasang untuk memenuhi pengembangan di masa mendatang. Karena kabel ini juga bisadigunakan untuk mentransmisikan data dan juga suara, maka menjadi pilihan untukmembangun jaringan komputer. Yang membedakan antara telpon dengan komputer dalam halpenggunaan kabel UTP ini adalah terletak pada jack-nya atau konektornya. Pada komputerdigunakan RJ-45, yang dapat menampung 8 koneksi kabel sedangkan pada telpon digunakan RJ-11, dapat menampung 4 koneksi kabel dan ukurannya lebih kecil. Lebih jelasnya bisa dilihatkoneksi dari telpon anda yang menggunakan RJ-11. Router Fungsi fungsi perangkat internet by Fariz Arruqy Werist_death@yahoo.com
PENGERTIAN JARINGAN KOMPUTER DANMANFAATNYA Jaringan Komputer adalah sekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antarasatu dengan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehinggadapat saling berbagi informasi, program ± program, penggunaan bersama perangkat kerasseperti printer, harddisk , dan sebagainya. Selain itu jaringan komputer bisa diartikan sebagaikumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada diberbagai lokasi yang terdiri dari lebihsatu komputer yang saling berhubungan.Manfaat yang didapat dalam membangun jaringan komputer, yaitu : 1. Sharing resources S haring resources bertujuan agar seluruh program, peralatan atau peripheral lainnyadapat dimanfaatkan oleh setiap orang yang ada pada jaringan komputer tanpaterpengaruh oleh lokasi maupun pengaruh dari pemakai. 2. M edia Komunikasi Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antar pengguna, baik untuk teleconference maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya. 3 . I ntegrasi Data Jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat, karenasetiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapatdidistribusikan ke tempat lainnya. Oleh sebab inilah maka dapat terbentuk data yangterintegrasi yang memudahkan pemakai untuk memperoleh dan mengolah informasisetiap saat. 4 . P engembangan dan P emeliharaan P engembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah dan menghemat biaya,karena setiap pembelian komponen seperti printer, maka tidak perlu membeli printer sejumlah komputer yang ada tetapi cukup satu buah karena printer itu dapatdigunakan secara bersama ± sama. Jaringan komputer juga memudahkan pemakaidalam merawat harddisk dan peralatan lainnya, misalnya untuk memberikan perlindungan terhadap serangan virus maka pemakai cukup memusatkan perhatian pada harddisk yang ada pada komputer pusat. 5 . Keamanan Data Sistem Jaringan Komputer dapat memberikan perlindungan terhadap data. Karena pemberian dan pengaturan hak akses kepada para pemakai, serta teknik perlindunganterhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif. 6 . Sumber Daya Lebih Efisien dan I nformasi Terkini D engan pemakaian sumber daya secara bersama ± sama, akan mendapatkan hasilyang maksimal dan kualitas yang tinggi. Selain itu data atau informasi yang diaksesselalu terbaru, karena setiap ada perubahan yang terjadi dapat segera langsungdiketahui oleh setiap pemakai. JENIS-JENIS JARINGAN KOMPUTER Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu; 1. Local Are a Netw o rk ( L AN) Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuahgedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkalidigunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan w orkstation dalamkantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya(misalnya printer) dan saling bertukar informasi. 2 . Metr opoli t an Are a Netw o rk (MAN) Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN.MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau jugasebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum.MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringantelevisi kabel. 3 . W id e Are a Netw o rk ( W AN) Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas,seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulanmesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. 4 . I n ter n et Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkatkeras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringansering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal inidiperlukan sebuah mesin yang disebut gate w ay guna melakukan hubungan danmelaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkatlunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut denganinternet. 5 . J a r ingan T anpa K ab e l Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komunikasi yang tidak bisadilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang inginmendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatasmobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karenakoneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringantanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampumemberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yangmenggunakan kabel.
D apat digunakan untuk jaringan 10BaseT dan Token Ring dengan bandwidth4 Mbps. o K a te go r i 4 (C a t-4) . Seperti kategori 3 dengan bandwidth 20 MBps, diterapkan pada jaringanToken Ring dengan bandwidth 16 Mbps. o K a te go r i 5 (C a t-5) . Merupakan kabel Twisted P air terbaik (data grade) dengan bandwidth 100Mbps dan jangkauan transmisi maksimum 100 m. B . O p t ical Me dia Ada tiga jenis kabel fiber optic yang biasanya digunakan, yaitu single mode, multi mode dan plastic optical fiber yang berfungsi sebagai petunjuk cahaya dari ujung kabel ke ujung kabellainnya. D ari transmitter^ receiver, yang mengubah pulsa elektronik ke cahaya dansebaliknya, dalam bentuk light-emitting diode ataupun laser. Kabel fiber optic single mode merupakan fiber glass tunggal dengan diameter 8.3 sampai 10 mikrometer, memiliki satu jenis transmisi yang dapat mengantarkan data berkapasitas besar dengan kecepatan tinggiuntuk jarak jauh, dan membutuhkan sumber cahaya dengan lebar spektrum yang lebih kecil.Kemampuan kabel jenis single mode dalam mengantarkan transmisi adalah 50 kali lebihcepat dari kabel jenis multimode, karena memiliki core yang lebih kecil sehingga dapatmenghilangkan setiap distorsi dan pulsa cahaya yang tumpang tindih. Kabel fiber optic multimode terbuat dari fiberglass dengan diameter lebih besar, yaitu 50sampai dengan 100 mikrometer yang dapat mengantarkan data berkapasitas besar dengankecepatan tinggi untuk jarak menengah. Apabila jarak yang ditempuh lebih dari 3000 kaki,akan terjadi distorsi sinyal pada sisi penerima yang mengakibatkan transmisi data menjaditidak akurat. S edang plastic optical¶fiber adalah kabel berbasis plastik terbaru yang menjamintingkat performa yang sama dengan fiber glass dalam jarak pendek dengan biaya yang jauhlebih murah. Saat ini, fiber optic telah digunakan sebagai standar kabel data dalam biding physical layer telekomunikasi atau jaringan, seperti perangkat TV kabel, juga sistemkeamanan yang menggunakan C losed C ircuit Television (CCTV), dan lain sebagainya Bahandasar dari optical media adalah kaca dengan ukuran yang sangat kecil (skalamikron).Biasanya dikenal dengan nama fibre optic (serat optic). D ata yang dilewatkan padamedium ini dalam bentuk cahaya (laser atau inframerah).Satu buah kabel fibre optic terdiri atas dua fiber, satu berfungsi untuk Transmit (Tx) dansatunya untuk Receive (Rx) sehingga komunikasi dengan fibre optic bisa terjadi dua arahsecara bersama-sama (full duplex). C . W i re l ess Netw o rk Saat ini sudah banyak digunakan jaringan tanpa kabel (wireless network), transmisidata menggunakan sinar infra merah atau gelombang mikro untuk menghantarkandata. Walaupun kedengarannya praktis, namun kendala yang dihadapi disini adalahmasalah jarak, bandwidth, dan mahalnya biaya. Namun demikian untuk kebutuhanLAN di dalam gedung, saat ini sudah dikembangkan teknologi wireless untuk ActiveHub (Wireless Access P oint) dan Wireless LAN Card (pengganti NIC), sehingga bisa mengurangi semrawutnya kabel transmisi data pada jaringan komputer. WirelessAccess P oint juga bisa digabungkan (up-link) dengan ActiveHub dari jaringan yangsudah ada.Media transmisi wireless menggunakan gelombang radio frekuensi tinggi. Biasanyagelombang elektromagnetik dengan frekuensi 2.4 G hz dan 5 G hz. D ata-data digitalyang dikirim melalui wireless ini akan dimodulasikan ke dalam gelombangelektromagnetik ini.
Kabel Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Perubahan tertunda ditampilkan di halaman iniBelum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Kabel dalam bahasa Inggris disebut cable merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal dari satu tempat ke tempat lain.[1] Kabel seiring dengan perkembangannya dari waktu ke waktu terdiri dari berbagai jenis dan ukuran yang membedakan satu dengan lainnya.[1] Berdasarkan jenisnya, kabel terbagi menjadi 3 yakni kabel tembaga (copper), kabel koaksial, dan kabel serat optik.[1] Daftar isi 1 Sejarah 2 Jenis 2.1 Kabel tembaga 2.2 Kabel koaksial 2.3 Kabel serat optik 3 Manfaat 4 Kelebihan 5 Kelemahan 6 Referensi Sejarah Kabel mulai ditemukan saat manusia membutuhkan sebuah alat yang berguna untuk menghubungkan suatu perangkat dengan perangkat lain.[1], dan ditemukan pada awal 1400an. Proses penemuan kabel ini tidak sama antara satu jenis kabel dengan kabel lainnya.[1] Penemuan kabel tembaga membutuhkan proses yang paling lama dibanding kabel yang lain, hingga akhirnya berhasil ditemukan sebuah telepon.[1] Penemuan kabel koaksial mengikuti penemuan kabel tembaga.[1] Baru-baru ini, kabel koaksial telah disempurnakan kembali dengan penemuan kabel serat optik yang sangat tipis dan mampu mentransmisikan sinyal cahaya.[2] Jenis Kabel tembaga Salah satu jenis kabel tembaga Kabel tembaga terbagi atas UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair).[1] Perbedaan dari keduanya adalah adanya pelindung dan tidak adanya pelindung pada bagian inti konduktornya.[1] Kabel UTP terdiri dari 4 pasang kabel dengan jalinan yang berbeda-beda tiap incinya.[1] Semakin rapat jalinan tersebut, tingkat transimisi dan harganya semakin tinggi.[1] Kabel UTP ini menggunakan konektor RJ-45 yang biasa digunakan untuk Ethernet, ISDN, atau sambungan telepon.[1] Dengan kabel UTP, kita dapat mengirimkan data lebih banyak dibandingkan LAN.[1] Sedangkan, kabel STP terdiri dari sepasang kabel yang dilindungi oleh timah, dan masing-masing kabel tersebut dibungkus oleh pelindung.[1] Kabel koaksial Jenis kabel koaksial Kabel koaksial ditemukan oleh Oliver Heaviside.[1] Merupakan kabel yang terdiri dari dua buah konduktor, yaitu terletak di tengah yang terbuat dari tembaga keras yang dilapisi dengan isolator dan melingkar di luar isolator pertama dan tertutup oleh isolator luar.[1] Kabel koaksial memiliki 3 bagian utama, yakni pelindung luar, pelindung berupa anyaman tembaga, dan isolator plastik. [1] Kabel koaksial memiliki kapasitas pita lebar (bandwidth) 10 Mbps dan kapasitas node 30 node.[1]Kabel koaksial sering dipakai sebagai jalur transmisi untuk frekuensi sinyal radio. [1] Beberapa jenis kabel koaksial, yaitu:[1] Kabel coaxial RG-62A/U : merupakan kabel berwarna hitam dengan inti berupa kabel serabut. Ukuran kabel ini kurang lebih 0.25 inch (6 mm). Thin coaxial cable: merupakan kabel koaksial berdiameter rata-rata 5mm yang berwarna gelap dan banyak digunakan dikalangan radio amatir. Thick coaxial cable: merupakan kabel berdiameter rata-rata 12mm dan sering dikenal sebagai yellow cable. Kabel serat optik !Artikel utama untuk bagian ini adalah: serat optik Kabel Serat Optik Kabel serat optik merupakan sebuah kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang berfungsi untuk mentransmisikan sinyal cahaya.[2] Kabel serat optik berukuran sangat tipis dan berdiameter sehelai rambut manusia yang saat ini paling banyak digunakan sebagai media transimisi dalam teknologi komunikasi modern.[3] Bagian-bagian utama serat optik tersebut adalah bagian inti tempat merambatnya gelombang cahaya, lapisan selimut yang mengelilingi bagian inti dengan indeks bias yang lebih kecil, dan lapisan jake yang melindungi bagian inti dan selimut dengan plastik yang elastis.[2] Komponen utama sistem serat optik terdiri dari transmitter (Laser Diode dan Laser Emmiting Diode), information channel yang berupa serat optik, dan receiver.[1] Manfaat Secara umum, kabel memiliki fungsi sebagai media transimisi yang berperan untuk mempercepat penyampaian pesan.[3] Setiap kabel memiliki spesialisasi fungsi yang berbeda-beda.[3] Kabel tembaga seringkali digunakan sebagai penghubung ke jaringan telepon dan Ethernet. [4] Kabel koaksial sering kita gunakan pada televisi dan radio.[3] Sedangkan, kabel fiber optik sering kita gunakan sebagai jalinan penghubung bawah laut (underwater lines) merupakan media transmisi antar samudera, qube, dan video pay per view. [3] Kelebihan Kabel Tembaga. Beberapa kelebihan dari kabel tembaga, antara lain adalah harganya murah, instalasinya mudah, mudah didapat, dan fleksibel, menggunakan satu medium untuk semua.[5] Kabel Koaksial. Beberapa kelebihan dari kabel koaksial adalah kapasitas bandwith dan jangkauan transmisi yang lebih besar, pengiriman informasi yanglebih cepat, dan lebih murah dari serat optik.[1]. Kabel Serat Optik. Beberapa kelebihan dari kabel serat optik adalah berukuran tipis dan berdiameter sehelai rambut manusia, dapat mentransmisikan sinyal cahaya, kapasitas bandwidth dan kecepatan transmisi yang sangat besar, mencapai terabyte, mudah untuk dibawa, serta tidak rentan terhadap gangguan frekuensi listrik.[2] Kelemahan Kabel Tembaga. Beberapa kelemahan dari kabel tembaga adalah rentan terhadap gangguan frekuensi listrik dan radio, tidak dapat mentransmisikan sinyal cahaya, dan kapasitas bandwithnya yang kecil.[5] Kabel Koaksial. Beberapa kelemahan dari kabel koaksial adalah sulit dalam instalasinya, sering mengakibatkan masalah dalam koneksi jika kedua ujungnya tidak di ground dengan baik, dan lebih mahal jika dibandingkan dengan kabel tembaga.[1] Kabel Serat Optik. Beberapa kelemahan dari kabel serat optik adalah harganya yang mahal termasuk peralatan khusus untuk penyambungannya, serta konstruksinya yang lemah sehingga memerlukan lapisan penguat untuk proteksi.[2] Referensi ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w (Inggris) Grant, August E & Meadows, Jennifer H. (eds.) (2008). Communication Technology Update and Fundamental, Eleventh Edition. Boston: Focal Press ^ a b c d e Sistem Komunikasi Optik. Diakses 3 April 2010 ^ a b c d e (Inggris) Jones, S., Kovac, R., & Groom F. M. (2009). Introduction to Communication Technologies: A Guide for Non-Engineers. Boca Raton, FL: CRC Press ^ (Inggris) Mirabito, M.A.M., & Morgenstern, B.L (2004). New Communication Technology: Applications, Policy, and Impact, Fifth Edition, UK: Focal Press ^ a b Straubhaar, Joseph & LaRose, Robert (2004). Media Now: Communications Media in the Information Age. Belmont, CA: Wadsworth.
KABEL SERAT OPTIK DAN CARA PENYAMBUNGANNYA Media komunikasi digital pada dasarnya hanya ada tiga, tembaga, udara dan kaca. Tembaga kita kenal sebagai media komunikasi sejak lama, telah berevolusi dari hanya penghantar listrik menjadi penghantar elektromagnetik yang membawa pesan, suara, gambar dan data digital. Berkembangnya teknologi frekuensi radio menambah alternatif lain media komunikasi, kita sebut nirkabel atau wireless, sebuah komunikasi dengan udara sebagai penghantar. Tahun 1980-an kita mulai mengenal media komunikasi yang lain yang sekarang menjadi tulang punggung komunikasi dunia, yaitu serat optik, sebuah media yang memanfaatkan pulsa cahaya dalam sebuah ruang kaca berbentuk kabel, total internal reflection. Sebuah kabel serat optik dibuat sekecil-kecilnya (mikroskopis) agar tak mudah patah/retak, tentunya dengan perlindungan khusus sehingga besaran wujud kabel akhirnya tetap mudah dipasang. Satu kabel serat optik disebut sebagai core. Untuk satu sambungan/link komunikasi serat optik dibutuhkan dua core, satu sebagai transmitter dan satu lagi sebagai receiver. Variasi kabel yang dijual sangat beragam sesuai kebutuhan, ada kabel 4 core, 6 core, 8 core, 12 core, 16 core, 24 core, 36 core hingga 48 core. Satu core serat optik yang terlihat oleh mata kita adalah masih berupa lapisan pelindungnya (coated), sedangkan kacanya sendiri yang menjadi inti transmisi data berukuran mikroskopis, tak terlihat oleh mata. Sebuah kabel serat optik dibuat sekecil-kecilnya (mikroskopis) agar tak mudah patah/retak, tentunya dengan perlindungan khusus sehingga besaran wujud kabel akhirnya tetap mudah dipasang. Satu kabel serat optik disebut sebagai core. Untuk satu sambungan/link komunikasi serat optik dibutuhkan dua core, satu sebagai transmitter dan satu lagi sebagai receiver. Variasi kabel yang dijual sangat beragam sesuai kebutuhan, ada kabel 4 core, 6 core, 8 core, 12 core, 16 core, 24 core, 36 core hingga 48 core. Satu core serat optik yang terlihat oleh mata kita adalah masih berupa lapisan pelindungnya (coated), sedangkan kacanya sendiri yang menjadi inti transmisi data berukuran mikroskopis, tak terlihat oleh mata. Inti kaca kabel single-mode umumnya berdiameter 8,3-10 mikron (jauh lebih kecil dari diameter rambut), dan pada multi-mode berukuran 50-100 mikron. Pulsa cahaya yang ditembakkan pada single mode adalah cahaya dengan panjang gelombang 1310-1550nm, sedangkan pada multi-mode adalah 850-1300nm. Ujung kabel serat optik berakhir di sebuah terminasi, untuk hal tersebut dibutuhkan penyambungan kabel serat optik dengan pigtail serat optik di Optical Termination Board (OTB), bisa wallmount atau 1U rackmount. Dari OTB kabel serat optik tinggal disambung dengan patchcord serat optik ke perangkat multiplexer, switch atau bridge (converter to ethernet UTP). Penyambungan kabel serat optik disebut sebagai splicing. Splicing menggunakan alat khusus yang memadukan dua ujung kabel seukuran rambut secara presisi, dibakar pada suhu tertentu sehingga kaca meleleh tersambung tanpa bagian coated-nya ikut meleleh. Setelah tersambung, bagian sambungan ditutup dengan selubung yang dipanaskan. Alat ini mudah dioperasikan, namun sangat mahal harganya. Inilah sebabnya meskipun harga kabel fiber optik sudah jauh lebih murah namun alat dan biaya lainnya masih mahal, terutama pada biaya pemasangan kabel, splicing dan terminasinya. Pigtail yang disambungkan ke kabel optik bisa bermacam-macam konektornya, yang paling umum adalah konektor FC. Dari konektor FC di OTB ini kita tinggal menggunakan patchcord yang sesuai untuk disambungkan ke perangkat. Umumnya perangkat optik seperti switch atau bridge menggunakan konektor SC atau LC. Cukup menyulitkan ketika menyebut jenis konektor yang kita kehendaki kepada penjual, FC, SC, ST, atau LC. Setelah kabel optik terpasang di OTB dilakukan pengujian end-to-end dengan menggunakan Optical Time Domain Reflectometer (OTDR). Dengan OTDR akan didapatkan kualitas kabel, seberapa besar loss cahaya dan berapa panjang kabel totalnya. Harga perangkat OTDR ini sangat mahal, meskipun pengoperasiannya relatif mudah. OTDR ini digunakan pula pada saat terjadi gangguan putusnya kabel laut atau terestrial antar kota, sehingga bisa ditentukan di titik mana kabel harus diperbaiki dan disambung kembali. Untuk keperluan sederhana misalnya sambungan fiber optik antar gedung pada jarak ratusan meter (hingga 15km) kini teknologi bridge/converter-nya sudah semakin murah dengan kapasitas 100Mbps, sedangkan untuk full gigabit harga switch/module-switch-nya masih mahal. Jadi, meskipun harga kabel serat optik sudah di kisaran Rp10.000/m namun total pemasangannya membengkak karena ada biaya SDM yang menarik dan memasang kabel, biaya splicing setiap core-nya, pemasangan OTB, pengujian OTDR, penyediaan patchcord dan perangkat optiknya sendiri (switch/bridge). Cahaya yang telah mengalami pelebaran dan pelemahan itu dapat dipulihkan kembali dengan memakai piranti pengulang elektronis, yang ditempatkan pada jarak tertentu. Prinsip kerja piranti ini adalah mengubah cahaya yang datang ke bentuk elektris kemudian diperkuat dan diubah kembali ke bentuk asal (cahaya). Akan tetapi hal ini dianggap kurang praktis, karena dapat menyebabkan kesalahan tambahan, membatasi pesat transmisi dan lebar bidang serta relatif mahal. Perkembangan teknologi yang begitu pesat telah memunculkan penguat serat terdadah erbium (Erbium Doped Fiber Amplifier, EDFA). Penguat ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap piranti pengulang yang biasa digunakan. Fungsi EDFA dalam sistem komunikasi optis adalah : Penguat daya, berfungsi meningkatkan daya terpancar dari pengirim. Pengulang, dipasang di tempat-tempat tertentu. Penguat awal, berfungsi meningkatkan sensitivitas penerima. Dengan menggunakan EDFA akan diperoleh pembangkitan sinyal dengan faktor yang lebih besar dan dapat membawa data dengan pesat bit yang lebih tinggi dibanding pengulang elektronik. Dasar Sistem Komunikasi Optik Sistem komunikasi serat optik pada umumnya terdiri dari pemancar, media transmisi dan penerima. Pada sisi pengirim, informsi yang akan dikirimkan terlebih dahulu diubah ke bentuk isyarat listrik oleh sebuah tranduser sebelum ditransmisikan. Oleh modulator informasi yang terdapat dalam isyarat listrik tersebut diubah lagi ke format yang sesuai. Sejumlah daya diberikan pengirim ke kanal informasi oleh pengkopel kanal (masukan) agar isyarat termodulasi dapat diteima pada sisi penerima. Pengkopel kanal (keluaran) memberi daya kanala informasi ke detektor. Isyarat termodulasi diubah oleh fotodetektor menjadi isyarat listrik. Dan setelah dipisahkan dari pembawanya, isyarat listrik diubah menjadi isyarat aslinya oleh suatu transduser. Keunggulan Serat Optik Ada beberapa keunggulan serat optik di banding media transmisi lainnya, yaitu : Lebar bidang yang luas, sehingga sanggup menampung informasi yang besar. Bentuk yang sangat kecil dan murah. Tidak terpengaruh oleh medan elektris dan medan magnetis. Isyarat dalam kabel terjamin keamanannya. Karena di dalam serat tidak terdapat tenaga listrik, maka tidak akan terjadi ledakan maupun percikan api. Di samping itu serat tahan terhadap gas beracun, bahan kimia dan air, sehingga cocok ditanam dalam tanah. Substan sangat rendah, sehingga memperkecil jumlah sambungan dan jumlah pengulang. Di samping kelebihan yang telah disebutkan di atas, serat optik juga mempunyai beberapa kelemahan di antaranya, yaitu : Sulit membuat terminal pada kabel serat Penyambungan serat harus menggunakan teknik dan ketelitian yang tinggi. Proses Pembuatan Serat Proses pembuatan serat berhubungan erat dengan pemilihan bahan serat. Ada beberapa sifat yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan ini yaitu : Bahan serat harus transparan pada panjang gelombang tertentu, agar dapat merambatkan cahaya dengan efisien Perbedaan indeks bias inti dan kulit harus kecil dan kedua bahan harus mudah bersatu Fleksibel dapat ditarik panjang dan tipis. Ada dua metode pembuatan serat terdadah erbium, yaitu : Teknik fase uap (Vapour Phase Technique) Merupakan suatu teknik yang mendadahkan erbium fase uap ke dalam inti serat. Erbium dipanaskan sampai titik tertentu agat diperoleh tekanan uap kerja yang sesuai. Kemudian uap dialirkan ke dalam serat, dan selanjutnya diendapkan. Terdapat dua metode dalam teknik fase uap ini. Pertama menggunakan ruang pendadah terisi erbium. Pengendapan selubung dilakukan dengan cara biasa, tetapi selama pengendapan inti, SICl4, GeCl4, dan O2 ditempatkan pada bagian bawah tabung. Ruang pendadah dipanasi secara konstan untuk mengalirkan erbium. Konsentrasi erbium dapat dikendalikan dengan pengaturan suhu ruang pendadah. Sedangkan metode kedua menggunakan spon silika yang terisi erbium guna menggantikan ruang pendadah serta memberikan kemampuan pendadahan erbium yang lebih baik. Teknik fase cair (Liquid Phase Technique) Teknik ini mendadahkan erbium fase cair ke dalam serat. Di sini lapisan selubung diendapkan ke dalam tabung landasan dengan cara biasa, sedangkan pengendapan inti dilakukan pada suhu yang lebih rendah, dengan demikian lapisan ini tidak terpuntir secara penuh. Selanjutnya lapisan berpori direndam dalam larutan erbium encer agar pori-pori tersebut terisi. Kemudian dikeringkan dan dilebur ke dalam lapisan kaca jernih. Lalu tabung dimasukkan dalam bentukan dengan cara biasa. Teknik ini juga dapat digunakan untuk berbagai bahan yang didasarkan pada silika berpori.
erikut cara singkat Instalasi atau Terminasi Fiber Optik: kebetulan yang sempat di dokumentasikan cuman single-mode, untuk multi-mode nya nyusul, kemarin camera nya lowbat :D 1.pertama2 siapkan fisik dan mental , jangan lupa banyak minum air putih Copy of IMG_3405 2.Siapkan kabel fiber optik yang akan di terminasi dalam hal ini kabel yang masih utuh tanpa di sentuh apapun cimg5317-3 3.Kupas kulit terluar dalam hal ini pembungkus kabel hitam sepeti gambar dibawah, jangan lupa sisakan kabel yg berwarna biru IMG_3406 4.Setelah itu coba oleskan alcohol pada bagian kabel warna biru untuk membersihkan gel yang ada pada permukaan kabel itu 5.Nah ini dia bagian paling seru, coba kupas kabel warna biru tersebut, caranya bisa menggunakan cutter, hati2 jangan sampai kabel bagian dalam terluka 4.Setelah selesai nanti akan kelihatan isinya berupa kabel dengan jumlan 4 helai seperti helai rambut . hati2 bro jangan sampai patah , coba oleskan juga alcohol agar helai itu tidak menyatu, coba pisahkan masing2 helai itu,dimana berupa helai dengan warna : biru,hijau,orange dan coklat IMG_3408 5.Nah didalam lapisan helai itu adalagi lapisan kaca tapi belum core/inti fiber nya. untuk itu diperlukan alat pengupas seperti di bawah. 6.Kupas perlahan2 kulit pembungkus helai itu dengan alat pengupas seperti dibawah IMG_3414 7.Setelah terkupas anda siapkan lem untuk fiber nya. terdiri dari 2 cairan satunya di oleskan ke fiber nya dan satunya di suntikkan ke konektor nya.kemudian perlahan2 anda masukkan fiber nya ke konektor, ingat jangan sampai terlambat, jika terlambat maka lem nya akan mengering dan fiber tidak bisa di tarik lagi. IMG_3422 8.Kemudian silahkan potong fiber nya menggunakan pemotong yang sudah disediakan.jika hasil potongannya bagus maka kemungkinan peluang menggosok2 nya tidak lama :D 9.Sesekali teropong menggunakan microscope untuk melihat hasil potongan/gosokan fiber nya Copy of IMG_3421 10. pasang konektor dengan cara menjepit menggunakan alat berikut Copy (2) of IMG_3421 11. kemudian siapkan alas dan alat penggosoknya serta teropong IMG_3418 12. jika cara potongnya bagus, maka waktu menggosoknya mungkin tdk lama :D , jika sempurna ,maka hasil teropongnya terdapat 1 lingkaran luar dan 1 lingkaran dalam yang utuh bulat nya. Copy of IMG_3416 selamat mencoba Dan terakhir jangan lupa selalu menggunakan alat pengaman, misalnya kacamata pelindung, sehingga pada saat terminasi potongan2 fibernya tdk masuk ke mata ( efeknya tdk di tanggung bro ), seperti kacamata standar bawaan tools di bawah ini : ==================== Bagi yang berminat Mengikuti Pelatihan/Training Terminasi Fiber Optik silahkan Kunjungi www.garisutama.com jika semua itu terjadi maka dalam pemasangan anda pun tetap berhasilll

Kamis, 12 April 2012

BAGAIMANA CARA BELAJAR BAHASA INGGRIS YANG BAIK ???

BAGAIMANA CARA BELAJAR BAHASA INGGRIS YANG BAIK ??? Kemampuan berbahasa Ingris sebagai bahasa Internasional dalah sesuatu yang penting dan menjajikan di masa depan. Cara Belajar Bahasa Inggris itu bermacam-macam. Ada orang belajar bahasa inggris dengan membawa kamus bahasa inggris atau dengan mencoba menghapalkan kamus. PRINSIP BELAJAR YANG EFEKTIF Belajar bahasa Inggris tidak sulit, tetapi juga tidak semudah membalik telapak tangan. Yang penting adalah kemauan dan ketekunan. Pakar pembelajaran Bahasa Inggris, H. Douglas Brown mengemukan lima prinsip belajar bahasa Inggris yang efektif berikut ini. ”Way of life”. Jika kita belajar bahasa Inggris di negeri tempat bahasa tersebut digunakan sebagai Bahasa Ibu, umumnya kita akan lebih cepat menguasai bahasa tersebut karena kita setiap hari dikelilingi oleh bahasa Inggris, dari bangun tidur sampai kembali ke tempat tidur. Hal ini disebabkan karena bahasa Inggris telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Demikian pula yang harus kita lakukan di Indonesia, jika kita ingin belajar bahasa Inggris dengan efektif: kita harus menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian dari kehidupan kita. Artinya, kita harus mencoba menggunakannya setiap hari di mana mungkin. Untuk itu, kita bisa membaca, mendengar, ataupun berbicara dengan menggunakan bahasa Inggris pada setiap kesempatan yang kita temui atau yang bisa kita ciptakan. Misalnya, kita bisa menyisihkan waktu tiap hari untuk baca satu artikel bahasa Inggris dalam satu hari. Kalau satu artikel belum mampu, satu paragraf atau satu kalimat per hari pun tidak jadi masalah. Kita jadikan kalimat tersebut kalimat kita hari itu, dan kita gunakan kalimat tersebut dalam segala kesempatan yang mungkin ada dalam hari itu. Atau, kita bisa juga meluangkan waktu untuk mendengarkan segala sesuatu dalam bahasa Inggris (lagu, berita, atau kaset-kaset berisi pembicaraan dalam bahasa Inggris) untuk membiasakan telinga kita terhadap bahasa asing tersebut. Yang bisa kita lakukan antara lain adalah mendengarkan kaset-kaset (baik lagu, pidato, presentasi, atau kaset pembelajaran dalam bahasa Inggris) di mobil sepanjang perjalanan dari rumah ke kantor atau sebaliknya. Kita juga bisa mencoba untuk menulis dalam bahasa Inggris (menulis memo, surat pendek, ataupun menulis rencana kerja yang akan kita lakukan selama seminggu atau untuk hari berikutnya). Pada prinsipnya, kelilingi hidup kita dengan bahasa Inggris yang topik-topiknya kita senangi atau kita butuhkan. ”Total commitment”. Untuk menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita, kita harus memiliki komitmen untuk melibatkan bahasa Inggris dalam hidup kita secara fisik, secara mental, dan secara emosional. Secara fisik, kita bisa mencoba mendengar, membaca, menulis, dan melatih pengucapan dalam bahasa Inggris, terus-menerus dan berulang-ulang. Secara mental atau intelektual, kita bisa mencoba berpikir dalam bahasa Inggris setiap kali kita menggunakan bahasa Inggris. Misalnya, dalam memahami bahasa Inggris, jangan kata per kata, tapi arti secara keseluruhan. Kita bisa mencoba mengenali beberapa ungkapan dalam bahasa Inggris yang memiliki arti yang kurang lebih sama, misalnya: How’re you?, How’s life?, How’s business? (jangan terpaku pada satu ungkapan saja). Dan, yang paling penting adalah keterlibatan kita secara emosional dengan bahasa Inggris, yaitu kita perlu memiliki motivasi yang tinggi untuk belajar bahasa Inggris, dan kita perlu mencari ”hal-hal positif” yang bisa kita nikmati, ataupun yang bisa memberikan kita keuntungan jika kita mampu menguasai bahasa Inggris. Hal-hal ini akan memberikan energi yang luar biasa pada kita untuk tetap bersemangat belajar bahasa Inggris. Ketiga aspek (fisik, mental, dan emosional) ini harus kita libatkan secara total dalam proses belajar kita, jika kita ingin belajar bahasa Inggris dengan lebih efektif. ”Trying”. Belajar bahasa adalah seperti belajar naik sepeda atau belajar menyetir mobil. Kita tidak bisa hanya membaca dan memahami ”buku manual” saja, tetapi kita harus mencoba menggunakannya. Pada tahap pembelajaran (tahap percobaan), sangat wajar jika kita melakukan kesalahan. Yang penting adalah mengetahui kesalahan yang kita lakukan dan memperbaikinya di kesempatan yang berikutnya. Akan lebih baik lagi jika pada saat mencoba kita mempunyai guru yang bisa memberitahu kita kesalahan yang kita lakukan. Guru tidak harus guru formal di sekolah atau kursus bahasa Inggris. Guru bisa saja sebuah kaset yang bisa kita dengarkan dan kita bandingkan dengan ucapan kita, sebuah buku pelajaran yang bisa kita baca dan cek jawabannya, atau bisa juga kenalan, ataupun kerabat yang bisa membantu kita jika kita ada masalah atau ada hal-hal yang ingin kita tanyakan. Kita tidak usah malu bertanya, dan tidak usah takut melakukan kesalahan. Dari pertanyaan yang kita ajukan dan dari kesalahan yang kita lakukan, kita bisa belajar banyak. ”Beyond class activities”. Jika kita belajar bahasa Inggris secara formal (di kelas, di kursus), biasanya jam-jam belajarnya terbatas: empat jam seminggu, enam jam seminggu ataupun delapan jam seminggu. Yang pasti jam belajar di kelas ini tentunya sangat terbatas. Agar belajar bisa lebih efektif, kita harus menciptakan kesempatan untuk ”belajar” juga di luar jam-jam belajar di kelas: berdiskusi dengan teman, mengunjungi websites yang menawarkan pembelajaran bahasa Inggris gratis, ataupun berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan teman-teman atau native speakers (baik melalui surat, email, ataupun percakapan langsung). Kita bisa juga mencoba membaca koran, majalah, buku-buku teks, mendengarkan radio, lagu, ataupun menonton acara-acara dan film. Agar proses belajar bisa lebih menarik, pilihlah topik-topik yang sesuai dengan minat kita, kebutuhan kita, ataupun yang berhubungan dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang kita tekuni. ”Strategies”. Jika komitmen, keberanian mencoba, dan menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian hidup telah kita terapkan, langkah selanjutnya adalah menerapkan strategi belajar yang tepat untuk menunjang proses belajar kita. Strategi ini bisa kita kembangkan dan kita sesuaikan dengan kepribadian dan gaya belajar kita masing-masing. Ada yang lebih mudah belajar dengan menggunakan ”cue-cards”, yaitu kartu-kartu kecil yang bertuliskan ungkapan atau kata-kata yang ingin kita kuasai disertai dengan contoh kalimat yang bisa menggunakan kata-kata tersebut. Kartu ini bisa kita bawa kemana pun kita pergi. Kapan pun ada kesempatan (pada saat menunggu taksi, menunggu makan siang disajikan, ataupun pada saat berada dalam kendaran yang sedang terjebak kemacetan), kita bisa mengambil kartu ini dan membacanya serta mencoba melakukan improvisasi dengan kata-kata baru dalam struktur kalimat yang sama. Ada pula orang yang lebih mudah belajar dengan langsung berkomunikasi lisan dengan orang lain atau native speakers. Dari komunikasi ini mereka bertanya, mendengar, dan memperbaiki ucapan dan meningkatkan kosa kata mereka dengan gaya belajar kita. Sebagian lain orang belajar bahasa inggris dengan cara bernyanyi, ada banyak juga orang belajar bahasa inggris dengan ke pantai kuta lalu langsung ngobrol sama bule, ada lagi yang kuliah di jurusan bahasa inggris, kalau anak-anak biasanya belajar melalui gambar-gambar, banyak juga orang yang belajar dengan baca-baca pelajaran bahasa inggris gratis di internet. Apapun cara yang ditempuh dalam belajar bahasa inggris yang terpenting adalah mencapai kemampuan berbahasa inggris yang baik. Setiap orang tentu punya cara tersendiri untuk belajar bahasa inggris. Sulit mengatakan cara yang paling baik dalam belajar bahasa inggris. Yang paling utama adalah kemauan dan motivasi yang tinggi.. Jika suatu cara anda anggap kurang berhasil maka ganti caranya. Cara yang paling jitu dalam belajar bahasa inggris adalah “belajar terus sampai bisa”. Bisa saja berganti berbagai cara, yang penting belajar terus sampai bisa. Dalam motivasi yang kuat nantinya akan menemukan sendiri cara yang paling cepat dan yang paling pas dengan diri Anda sendiri. Dan itu tak akan terlepas dari niat yang sangat kuat untuk benar-benar bisa bahasa inggris. Tanpa niat yang sangat kuat, belajar pun tak akan lancar. Sudah banyak bukti, di sekolah SD, SMP, SMA sampai kuliah belasan tahun belajar bahasa inggris, dan banyak orang ketika ditanya apakah bahasa inggrisnya bisa diandalkan, seringkali jawabannya “sedikit sedikit”. Setelah motivasi dan keinginan yang kuat untuk bisa bahasa inggris tadi telah terbentuk, dan mulailah menemukan cara apa yang akan ditempuh. Misalnya ikut kursus, atau membeli kaset, atau praktek langsung ke teman anda yang sudah bisa, atau paksa-paksa diri untuk menulis atau mungkin justru dengan mengajar anak kecil. Setiap orang memiliki gaya belajar yang berbeda. Gaya belajar ini terbentuk dari lingkungan dan kebiasaan kita sehari-hari. Jika kita mengenal gaya belajar kita, maka kita bisa memilih strategi belajar yang efektif, yang disesuaikan dengan gaya belajar kita masing-masing. ”Auditory learners”. Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar dengan mendengarkan, maka kita memiliki gaya belajar ”auditory.” Jika ini gaya belajar kita, maka kita bisa memperbanyak porsi belajar dengan mendengarkan, misalnya mendengarkan kaset-kaset pelajaran bahasa Inggris, lagu-lagu favorit kita, ataupun berita, pidato dalam bahasa Inggris. Kita juga bisa mendengarkan percakapan-percakapan dalam bahasa Inggris di film-film favorit yang kita tonton di bioskop, televisi, ataupun VCD. Dengarkan ucapan, ungkapan yang digunakan, perhatikan konteks ataupun situasi di mana kata-kata ataupun ungkapan tersebut digunakan. Lakukan hal ini berulang-ulang maka kita akan bertemu dengan ungkapan serupa yang dapat kita latih secara berkala, sehingga kita bisa makin mahir mengucapkan dan menggunakannya. ”Visual learners”. Jika kita termasuk orang yang lebih mudah belajar melalui input visual (gambar, tulisan), maka kita memiliki gaya belajar ”visual”. Banyak sekali strategi yang bisa kita lakukan. Kita bisa membaca artikel-artikel dalam bahasa Inggris yang kita anggap penting, dan menarik di surat kabar, majalah, ataupun internet, untuk kemudian kita coba ceritakan kembali dengan kata-kata yang kita susun sendiri, baik dalam bentuk tulisan ataupun dalam bentuk ucapan. Kita bisa juga membaca dan mempelajari contoh surat, proposal, brosur yang sering kita temui dalam melakukan pekerjaan kita. Untuk mencoba memahami suatu konsep abstrak, kita bisa menggambarkannya dalam bentuk visual: ”flow chart”, tabel, ataupun bentuk-bentuk visual lainnya. ”Kinesthetic learners”. Jika kita lebih suka belajar dengan melakukan sesuatu atau bergerak, maka kita bisa belajar dengan menggunakan komputer (di mana kita harus menekan tombol di keyboard, atau mouse), sehingga kita tidak cepat bosan. Kita bisa juga bergabung dengan perkumpulan-perkumpulan bahasa Inggris (English Club) yang memiliki banyak kegiatan dan permainan yang melibatkan gerakan. Yang juga bisa kita lakukan adalah belajar dengan menulis (menggerakkan tangan untuk menulis), atau mencoba memahami sebuah kata atau ungkapan dengan membayangkan gerakan yang bisa diasosiasikan dengan arti kata-kata tersebut. Setiap orang bisa memiliki lebih dari satu gaya belajar (misalnya auditory dan visual, atau visual dan kinesthetic). Apa pun gaya belajar kita, jika kita sudah mengenalnya, bisa kita cari dan terapkan strategi belajar yang disesuaikan dengan gaya belajar tersebut agar hasilnya bisa lebih efektif. BELAJAR ”ON-LINE”, GRATIS Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk belajar bahasa Inggris. Salah satunya adalah dengan belajar secara on-line. Berikut adalah situs di web yang bisa membantu Anda untuk belajar ataupun berkonsultasi dalam meningkatkan kemampuan Anda berbahasa Inggris, tanpa biaya (free-of-charge).

Sabtu, 10 Maret 2012

CARA SETTING MIKROTIK

CARA SETTING MIKROTIK November 25, 2008 tags: cara setting mikrotik, DNS mikrotik, mikrotik, routing di mikrotik, tutorial mikrotik, web proxy mikrotik mik1bukan suatu hal yang aneh lagi kalau saat ini orang mulai berbondong-bondong migrasi ke OS mikrotik untuk membuat sebuah router dan bandwith management.dikarenakan pengunaan yang mudah(bagi orang yang baru kenal pun)dan tampilan winbox yang simple. berikut ini saya tulis cara install mikrotik mulai dari awal nyalakan RB mikrotik anda trus sambungkan pc anda ke salah satu eth di RB nya(dianjurkan ke port eth1).karena mikrotik yg masih default belum punya ip maka untuk mendeteksi mac address perlu di gunakan software neighbors yg bisa di download di http://www.mikrotik.co.id/download.php. 1.setelah terinstall dengan baik dan benar jalankan mirotik anda 2.masukan user password default user:admin paswword:(kosong)tanpa password 3. ganti nama ethernet anda jika anda mau, dalam hal ini anda dapat memberikan nama apa saja = [galuh@mikrotik] >interface [galuh@mikrotik] interface >print (melihat dulu berapa banyak ethernet yg terpasang) [galuh@mikrotik] interface >set 0 name=LAN [galuh@mikrotik] interface >set 1 name=WAN 4. kemudian nambahkan ip addressnya [galuh@mikrotik] >ip address [galuh@mikrotik] ip address >add address=192.168.0.1/255.255.255.0 interface=LAN —-> ini untuk ip interface lokal [galuh@mikrotik] ip address >add address=203.89.31.34/255.255.255.248 interface=WAN —> ini untuk ip global yg di dapet dari ISP 5. kemudian masukin gatewaynya [galuh@mikrotik] > ip route [galuh@mikrotik] ip route >add gateway=192.168.0.0/24/203.89.31.33 —-> ini merupakan gateway untuk keluar 6. kemudian setup webproxy [galuh@mikrotik] >ip web-proxy [galuh@mikrotik] ip web-proxy >set enable=yes [galuh@mikrotik] ip web-proxy >set transparent-proxy=yes [galuh@mikrotik] ip web-proxy >set max-object-size=1200KiB —> ini supaya nge loadnya ngacir si web proxy 7. kemudian tambahkan rule supaya si client yg menggunakan port 80 akan di oper ke web-proxy [galuh@mikrotik] >ip firewall nat [galuh@mikrotik] ip firewall nat >add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=3128 8. kemudian masukan dns nya [galuh@mikrotik] >ip dns [galuh@mikrotik] ip dns >set primary-dns=xxx.xxx.xxx.xxx [galuh@mikrotik] ip dns >set secondary-dns=xxx.xxx.xxx.xxx 9. Sekarang masqurade interface WANnya [galuh@mikrotik]>ip firewall nat [galuh@mikrotik] ip firewall nat>add chain=srcnat action=masquerade src-address=192.168.0.0/24 dst-address=0.0.0.0/0 10. sekarang coba ping ke gateway & dns dari mikrotik, kalo REPLY berarti dah konek SEMOGA TUTORIAL INI DAPAT MEMBANTU

Cara Setting Mikrotik Menggunakan Winbox

Cara Setting Mikrotik Menggunakan Winbox Posted on 22. Nov, 2010 by Kang Nadoel in mikrotik Jasa design Login Page Mikrotik Sebelum kita memulai, sebaiknya kita samakan dulu persepsi. Pada tutorial berikut kita akan konfigurasi router mikrotik untuk warnet dengan menggunakan koneksi ADSL Speedy. Dial ke internet tetap dilakukan oleh modem ADSL. Topologinya sebagai berikut. setting mikrotik Secara default modem adsl speedy di set sebagai DHCP server dengan IP default 192.168.1.1 dan melakukan dial ke DSLAM speedy menggunakan PPPoE. Pada tutorial kali ini, anggap sajah speedy kita sudah jalan dan kita sudah bisa internetan melalui laptop yang di colokan ke modem speedy langsung dengan kabel UTP. Langkah selanjutnya adalah setting IP di mikrotik, kita buat statik sajah biar gampang dan mudah dipahami. Ingat, modem speedy dengan ip default 192.168.1.1 akan kita jadikan gateway di mikrotik sebagaimana topologi diatas. Hidupkan mikrotik anda kemudian colokan laptop/komputer anda ke ether2 mikrotik menggunakan kabel UTP. Setting IP komputer anda menjadi : IP Address :192.168.10.2 Subnet : 255.255.255.0 Gateway : 192.168.10.1 DNS : 192.168.10.1 Selanjutnya masuk ke mikrotik menggunakan winbox. Jika sudah masuk kedalam winbox, Klik menu IP -> Address Klik tanda plus berwarna merah. Masukan IP untuk ether1 (Publik) 192.168.1.2/24 kemudian klik APPLY dan OK Masukan Ip satu lagi untuk ether2 (Lokal) 192.168.10.1/24 Klik APPLY klik OK Masukan gateway di dalam mikrotik dalam hal ini IP Modem Speedy akan dijadikan gateway oleh mikrotik. Masukan IP 192.168.1.1 pada kolom Gateway. Klik OK Klik IP -> Route kemudian klik tanda plus merah Selanjutnya masukan DNS Speedy, contoh : 202.134.0.155 Klik menu IP -> DNS dns-mikrotik Sampai disini kita coba test ping dari dalam mikrotik ke gateway (modem speedy) IP 192.168.1.1 Klik New Terminal pada menu Winbox kemudian ketikan, ping 192.168.1.1 Jika Reply berarti koneksi ke modem sudah berjalan. Selanjutnya test ping ke DNS speedy ping 202.134.0.155 Jika reply berarti koneksi dari dalam mikotik ke internet sudah berjalan. Sebelum kita test ping dari komputer ke internet, kita harus membuat NAT terlebih dahulu agar semua komputer yang ada di belakang mikrotik bisa internetan. Caranya, Klik IP -> Firewall -> klik tab NAT pada tab general pilih src-nat dan pada tab action pilih masquerade Klik OK Langkah selanjutnya adalah test ping dari komputer ke internet. Kita tidak perlu settig IP lagi karena sudah kita setting sebelumnya. Buka Command Prompt dengan cara klik Start -> Run kemudian ketik CMD lalu ENTER. Pada layar command prompt coba ping ke DNS lalu ke yahoo atau google. ping 202.134.0.155 ping yahoo.com Jika Reply berarti anda telah sukses melakukan setting mikrotik sebagai router meggunakan winbox. Jika nantinya internet akan dibagi untuk beberapa komputer maka kabel yang dari ether2 colokan ke switch dan setiap user masukan IP seperti yang tadi dipasang di komputer anda. Jika anda menemukan kesulitan atau tidak mau repot, nadasumbang.com menawarkan jasa setting router mikrotik, hotpot, radius dan setup jaringan baik kabel maupun wireless. Segala saran, cacian dan makian silahkan alamatkan ke nada@kasih sesama"

seting mikrotic

Apa itu Mikrotik RB 750? Menurutku ne ya, (simpulan dari beberapa artikel yang aku baca) : merupakan sebuah routerboard yang sangat berguna sekali dalam jaringan terutama dalam internet sharing. Misal di rumah kamu ada beberapa komputer atau laptop yang saling berhubungan ke internet, agar bandwith internet yang kamu ambil dapat terbagi rata dan tidak saling rebutan, maka perlu mikrotik ini. Emang kenapa kalau rebutan? kalau rebutan dan nggak dibagi ya akan terjadi saling tarik menarik bandwith, yang akibatnya user di internet share itu nggak stabil bandwith yang didapat, jadi kadang terasa lemot internetnya. Contoh internet share di rumah itu tadi merupakan contoh untuk internet share skala kecil, kalau yang skala besar misalnya di perkantoran, warnet, hotspot di cafe dan sebagainya, apalagi di internet share yang lebih besar dan luas jangkauannya, penggunaan mikrotik ini tidak boleh dikesampingkan, selain agar bandwith yang didapat terbagi rata antara browsing, game online dan download, mikrotik bisa juga digunakan untuk memblokir situs-situs porno dan situs-situs lain yang tidak diinginkan. Biasanya kalau ada yang mendownload file pakai Internet Download Manager (IDM) entah itu file pdf, mp3, apalagi film yang gede banget ukurannya, kalau nggak dilimit (dibatasi) pakai mikrotik ini, maka yang lainnya akan keganggu dan jadi lemot. Berikut cara setting Mikrotik RB 750 : Sebelum lanjut ke lagkah-langkah mensetting Mikrotik RB 750, aku akan berikan sedikit tambahan penjelasan. Jadi Mikrotik itu ada 2 macam, ada yang pakai hardware ada yang berupa software. Mikrotik yang sedang aku bicarakan (RB 750), merupakan mirotik yang berbentuk hardware, "apa yang bentuknya hardware hanya RB 750?" Tidak. Mikrotik banyak sekali versinya, mikrotik RB 750 merupakan salah satu mikrotik yang ekonomis dan praktis, namun mampu diandalkan dengan baik. Kalau yang pakai software, kamu harus mendownload file ISO nya dulu dan kemudian kamu burning, karena ini merupakan salah satu distro linux. Kemudian setelah mendownload dan kamu burning dalam bentuk CD, kamu harus menyediakan komputer khusus yang hanya diinstal oleh mikrotik itu saja. Spesifikasi komputernya yang sederhana aja udah bisa, seperti pentium III, RAM 512 mb, HDD 10 GB, spesisfikasi seperti itu sudah bisa untuk user sebanyak 150 orang (CMIIW). Jadi terserah kamu mau pilih yang software atau hardware, kalau hardware harganya berkisar Rp. 400rban. Untuk yang dibahas di sini merupakan mikrotik berbentuk hardware, gambarnya seperti di bawah ini : Mikrotik RB 750 dengan 5 lubang ethernet, bentuk simpel namun tangguh Ok, sudah cukup perkenalannya dengan Mikrotik RB 750, sekarang waktunya kita pasang. Hmmmm sebenarnya aku nggak bisa sendiri nyetting ini alat, "Wah payah lu lonx.....lho nipu ye,,,?" Noooo ....!!! sebentar guys, aku emang belum bisa sendiri mensetting mikrotik RB 750 ini, tapi aku dipandu ama blog yang khusus bahas tentang setting mikrotik ini. Blog milik Mas Husni yang mengusung tema tentang Wireless, Router, Proxy ini aku akui sangat lengkap, kalau kamu mau belajar tentang jaringan, kamu sangat aku rekomendasikan banyak ngangsu kawruh di sana? "Apaan sih ngangsu kawruh?" hehe.... ngangsu kawruh itu artinya belajar, menimba ilmu. Ok langsung yuk, kita menuju di postingan yang membahas tentang Setting Mikrotik RB 750, silakan klik di sini. Kalau ada yang punya pengalaman lain tentang setting mikrotik RB 750, jangan ragu untuk menuangkannya di kotak komentar ya.... Good Luck ya.... Kalau kamu punya artikel menarik untuk di share, kamu bisa mengirimnya ke blognya anax kolonx ini. Caranya silakan klik di sini. 100% Gratis ;) Jangan lupa juga untuk follow twitter anax kolonx @anaxkolonx dan like fans page facebook anax kolonx di sini ;) Kalau kamu suka dengan artikel "Cara Mudah Mensetting Mikrotik RB 750" di atas, kamu bisa membaginya dengan teman facebook, twitter ataupun teman online kamu yang lainnya. Caranya dengan menekan tombol di bawah ini. 3 Sekolah Menulis Online Artikel Terkait Tentang Cara Mudah Mensetting Mikrotik RB 750 : Tools Gratis Untuk Mengecek Hardisk (disk utility) Mengenal Sinyal Kerusakan Pada Hardisk Untuk Menghindari Risiko Hardisk Failure (bagian kedua) Mengenal Sinyal Kerusakan Pada Hardisk Untuk Menghindari Risiko Hardisk Failure (bagian pertama) Jasa Instalasi Proxy & Mikrotik Termurah & Berpengalaman Cara Mengganti DNS Pada Mikrotik RB 750 Cara Mengganti DNS Pada Modem Untuk Mempercepat Koneksi Internet Memilih DNS Yang Tepat Untuk Mempercepat Koneksi Internet Cara Mudah Membuat Wireless Mikrotik Dari Komputer Bekas Cara Mudah Mensetting Mikrotik RB 750 Cara Mudah Mendownload Gambar Flash Cara Mudah & Cepat Mendatangkan Satu Juta Lebih Pengunjung Blog Secara Gratis Download Album Foto Facebook Situs File Sharing Terfavorit Cara Mudah Mengatasi Blue Screen Saat Instal Ulang Newer Posts Older Posts Home Paling Sering Dibaca Cara Mudah Mengatasi Penyakit Herpes Tanpa Obat Daftar Alamat Production House (Rumah Produksi) Di Indonesia Cara Mudah Mencari Driver Komputer atau Laptop Dengan Software Cara Mudah Membuat Daftar Isi Pada Microsoft Office 2007 Cara Mudah Mensetting Mikrotik RB 750 Download Gratis 3DP Chip V 12.01 (software untuk mendownload driver pc/laptop secara praktis & otomatis Photograbber (software untuk mendownload album foto facebook secara praktis & otomatis PingTestEasy 4.32 (software untuk melakukan ping Portable Format Factory (Converter All In One) Software Tweaking Hardisk Software Benchmark Hardisk Software Pengubah File PDF ke Word Software Pengubah File Word ke PDF Software Untuk Mendownload Gambar Flash Deep Freeze 6.62 Software Pengunci Folder Software Pengingat Waktu Sholat Software Submit Iklan Massal Otomatis Anti Net Cut (Penangkal net cut) Net Cut (Pemutus Wifi Laptop) Bleachbit 0.8.0 (Software penghapus file junk) Panduan Membuat Blog Gratis Dalam 3 Menit Gsview (Mencetak file Pdf Yang Di kunci) Jadwal Lengkap Piala Dunia 2010 Update Internet Download Manager (IDM) 5.19 Full Version Internet Download Manager (IDM) 5.18 Proposal Pendirian Usaha Software TV online Rahasia Sukses Bos-Bos Jepang RankEnhancer Download Accelerator Manager 4.2 Device Doctor (Software Pengupdate Driver Secara Cepat dan Tepat) Speed Fan (Software Pengukur Suhu Processor) Kumpulan kata Bijak Daftar Istilah Akuntansi 7 Cara Atasi Malu Ungkapkan Cintamu Dengan 100 + Bahasa Dunia Berlangganan Artikel (GRATIS) Nama Panggilan : Alamat Email : Link Sobat Komentar Terakhir Dikutip dari: http://anaxkolonx.blogspot.com/2011/05/cara-mudah-mensetting-mikrotik-rb-750.html Hak Cipta Milik Anax Kolonx

ip interfaces seting

internet==modem==server==lan dah saya coba seperti ini auto eth0 iface eth0 inet static address 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 network 192.168.1.0 broadcast 192.168.1.255 gateway 192.168.1.1 auto eth1 iface eth1 inet static address 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0 network 192.168.0.0 broadcast 192.168.0.255 kalo dibuat seperti itu pesan error ya failed bring up eth1 trus kalau eth1 di setting jadi dchp bukan static tidak ada pesan error gan tetapi komputer klien tidak bisa akses internet...

Cara Setting IP address,Setting IP Foward dan Setting IPTABLES pada Router Statis

Cara Setting IP address,Setting IP Foward dan Setting IPTABLES pada Router Statis HT HT 18:58 Fri 10 maret2012 Langkah-langkah : # Set IP address ethernet card anda. o di linux ethernet card 1 di baca sebagai eth0 ethernet card 2 dibaca sebagai eth1 o pada debian linux dan turunannya direktory untuk setting ip addres ada pada /etc/network/interface begitu juga dengan Redhat dan turunannya. o untuk mengeditnya anda bisa menggunakan >> nano /etc/network/interface atau anda bisa menggunakan>> mcedit /etc/network/interface pastikan mc nya sudah terinstall atau anda bisa mengunakan>> vi /etc/network/interface o Untuk suse anda bisa menggunakan Yast Sebagai software untuk mempermudah setting ip anda o sebelum anda menulis ip addres nya anda harus tau topologinya o di sini kita gambarkan ethernet 1 (eth0) di isi dengan ip dari sang ISP atau IP yang langsung bisa konek ke internet dah, dan untuk ethernet 2 (eth1) kita isi dengan ip kesayangan kita, karena ip ethernet 2 (eth1) adalah ip yang bakalan di jadikan ip klien untuk dapat browsing internet. o pada pengisian ip addres untuk ethernet 1 (eth0) jangan lupa untuk mengisi Gateway nya karena Gateway sangat berperan penting, dan jangan lupa isi dns nya ya dan pastikan juga subnet mask nya sesuai tidak dengan yang di berikan sang ISP o kira kira contoh settingnya seperti ini o auto lo iface lo inet loopback # The primary network interface auto eth0 iface eth0 inet static address 118.98.160.130 netmask 255.255.255.248 network 118.98.160.128 broadcast 118.98.160.135 gateway 118.98.160.129 # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed dns-nameservers 118.98.160.130 dns-search ictdeli.edu auto eth1 iface eth1 inet static address 11.12.13.126 netmask 255.255.255.128 network 11.12.13.0 broadcast 11.12.13.127 # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed dns-nameservers 118.98.160.130 dns-search ictdeli.edu # Setting IP Forward. * Untuk Setting IP forward ada banyak pilihan o periksa File /etc/network/options o pada line 1 "no" di tukar dengan "yes" untuk beberapa distro yang menyediakan file /etc/network/options o pada distro yang tidak memiliki file /etc/network/options maka anda harus mengedit file berikut ini /etc/sysctl.conf pada filetersebut tambah kan line berikut net.ipv4.ip_forward="1" o pada distro linux suse anda harus mencentang forward ip pada waktu setting IP gateway (ip route). # Setting IPTABLES * Fungsi Ip tables adalah untuk meneruskan paket data dari ethernet 2(eth1) untuk dapat melanjutkan paket data ke gateway pada ethernet 1(eth0) * Untuk Mensettingnya cukup mudah dan banyak pilihan 1. iptables -t nat -A POSTROUTING -s (ipeth1/subnetnya) -j MASQUERADE 2. iptables -t nat -A POSTROUTING -s (ipeth1/subnetnya) -j SNAT --to-source ip(etho) 3. iptables -t nat -A POSTROUTING -o (eth0"ethernet yang konek langsung ke internet) -j MASQUERADE * untuk ip tables di atas anda cukup pilih salah satu saja yang 1 , 2 atau yang ke 3 * nah untuk distro suse edit file ini /etc/sysconfig/SuSEfirewall2 dan search * fwd_route * masquerade * set fwd_route pada mode yes * set masquerade pada mode yes # Sekarang Restartlah Network anda dengangan cara /etc/init.d/networking restart # Coba lakukan anda ping ke gateway pada ethernet 1 (eth0) dari komputer klien # jika reply selamat anda telah berhasil membuat linux anda sebagai router

stile ip network interfaces

internet==modem==server==lan dah saya coba seperti ini auto eth0 iface eth0 inet static address 192.168.1.2 netmask 255.255.255.0 network 192.168.1.0 broadcast 192.168.1.255 gateway 192.168.1.1 auto eth1 iface eth1 inet static address 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0 network 192.168.0.0 broadcast 192.168.0.255 kalo dibuat seperti itu pesan error ya failed bring up eth1 trus kalau eth1 di setting jadi dchp bukan static tidak ada pesan error gan tetapi komputer klien tidak bisa akses internet... mohon bantuan untuk para master master semua,,,

Cara Setting IP address,Setting IP Foward dan Setting IPTABLES pada Router Statis

Cara Setting IP address,Setting IP Foward dan Setting IPTABLES pada Router Statis HT HT 18:58 Fri 10 mart 2012 Langkah-langkah : # Set IP address ethernet card anda. o di linux ethernet card 1 di baca sebagai eth0 ethernet card 2 dibaca sebagai eth1 o pada debian linux dan turunannya direktory untuk setting ip addres ada pada /etc/network/interface begitu juga dengan Redhat dan turunannya. o untuk mengeditnya anda bisa menggunakan >> nano /etc/network/interface atau anda bisa menggunakan>> mcedit /etc/network/interface pastikan mc nya sudah terinstall atau anda bisa mengunakan>> vi /etc/network/interface o Untuk suse anda bisa menggunakan Yast Sebagai software untuk mempermudah setting ip anda o sebelum anda menulis ip addres nya anda harus tau topologinya o di sini kita gambarkan ethernet 1 (eth0) di isi dengan ip dari sang ISP atau IP yang langsung bisa konek ke internet dah, dan untuk ethernet 2 (eth1) kita isi dengan ip kesayangan kita, karena ip ethernet 2 (eth1) adalah ip yang bakalan di jadikan ip klien untuk dapat browsing internet. o pada pengisian ip addres untuk ethernet 1 (eth0) jangan lupa untuk mengisi Gateway nya karena Gateway sangat berperan penting, dan jangan lupa isi dns nya ya dan pastikan juga subnet mask nya sesuai tidak dengan yang di berikan sang ISP o kira kira contoh settingnya seperti ini o auto lo iface lo inet loopback # The primary network interface auto eth0 iface eth0 inet static address 118.98.160.130 netmask 255.255.255.248 network 118.98.160.128 broadcast 118.98.160.135 gateway 118.98.160.129 # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed dns-nameservers 118.98.160.130 dns-search ictdeli.edu auto eth1 iface eth1 inet static address 11.12.13.126 netmask 255.255.255.128 network 11.12.13.0 broadcast 11.12.13.127 # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed dns-nameservers 118.98.160.130 dns-search ictdeli.edu # Setting IP Forward. * Untuk Setting IP forward ada banyak pilihan o periksa File /etc/network/options o pada line 1 "no" di tukar dengan "yes" untuk beberapa distro yang menyediakan file /etc/network/options o pada distro yang tidak memiliki file /etc/network/options maka anda harus mengedit file berikut ini /etc/sysctl.conf pada filetersebut tambah kan line berikut net.ipv4.ip_forward="1" o pada distro linux suse anda harus mencentang forward ip pada waktu setting IP gateway (ip route). # Setting IPTABLES * Fungsi Ip tables adalah untuk meneruskan paket data dari ethernet 2(eth1) untuk dapat melanjutkan paket data ke gateway pada ethernet 1(eth0) * Untuk Mensettingnya cukup mudah dan banyak pilihan 1. iptables -t nat -A POSTROUTING -s (ipeth1/subnetnya) -j MASQUERADE 2. iptables -t nat -A POSTROUTING -s (ipeth1/subnetnya) -j SNAT --to-source ip(etho) 3. iptables -t nat -A POSTROUTING -o (eth0"ethernet yang konek langsung ke internet) -j MASQUERADE * untuk ip tables di atas anda cukup pilih salah satu saja yang 1 , 2 atau yang ke 3 * nah untuk distro suse edit file ini /etc/sysconfig/SuSEfirewall2 dan search * fwd_route * masquerade * set fwd_route pada mode yes * set masquerade pada mode yes # Sekarang Restartlah Network anda dengangan cara /etc/init.d/networking restart # Coba lakukan anda ping ke gateway pada ethernet 1 (eth0) dari komputer klien # jika reply selamat anda telah berhasil membuat linux anda sebagai router

Bagaimana cara setting IP lan di ubuntu server

Bagaimana cara setting IP lan di ubuntu server May 7, 2011 in Ubuntu (LINUX) by admin Berikut ini cara untuk setting ip ( network interfaces )server menjadi ip static / tetap Pada intinya, setting network pada debian ditentukan oleh beberapa file yaitu: /etc/network/interfaces. /etc/network/options. /etc/network/interfaces File ini memuat konfigurasi IP yang akan digunakan oleh Network Interface yang terpasang pada suatu komputer. Selain alamat IP, file ini juga menyimpan informasi tentang routing. Di bawah ini adalah salah satu contoh isi file /etc/network/intefaces: auto lo iface lo inet loopback auto eth0 iface eth0 inet static address 192.168.30.10 network 192.168.30.0 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.30.255 gateway 192.168.30.11 Kata auto yang mendahului nama suatu interface menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat booting. Interface lo tidak memiliki konfigurasi IP karena lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki IP yang pasti yakni 127.0.0.1. Alamat IP ini digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri. Konfigurasi untuk eth0 harus diberikan karena interface ini dikonfigurasi menggunakan IP statis. Parameter-parameter yang harus disebutkan untuk jenis interface static adalah: address: menentukan IP address yang digunakan suatu komputer. network: menentukan Network Address komputer. netmask: menentukan subnet mask network komputer. broadcast: menentukan alamat broadcast yang digunakan komputer untuk memperkenalkan diri pada jaringan. gateway: menentukan default gateway yang digunakan apabila komputer tersebut mengirimkan paket data ke luar jaringan anggotanya. Setelah selesai melakukan perubahan pada file ini anda dapat mengaktifkan setting ini dengan menjalankan perintah: debian:~# /etc/init.d/networking start Untuk memeriksa apakah setting ini sudah benar, ketikkan ifconfig di terminal dan jika muncul : eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:10:83:01:18:41 inet addr:192.168.30.10 Bcast:192.168.30.255 Mask:255.255.255.0 inet6 addr: fe80::210:83ff:fe01:1841/64 Scope:Link UP BROADCAST RUNNING PROMISC MULTICAST MTU:1500 Metric:1 RX packets:116392026 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0 TX packets:172631398 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0 collisions:0 txqueuelen:1000 RX bytes:1681468257 (1.5 GiB) TX bytes:3669393927 (3.4 GiB) Interrupt:9 Base address:0xece0 lo Link encap:Local Loopback inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0…. settingan dah bener! test coba ping ke kompie sebelah.. /etc/network/options File ini memuat beberapa pilihan yang dapat dijalankan bersamaan dengan aktifasi alamat IP pada bagian di atas. Secara default, file ini mengandung 3 baris. Isi file ini kurang lebih seperti di bawah ini. ip_forward=no spoofprotect=yes syncookies=no Baris pertama menunjukkan bahwa komputer ini tidak digunakan untuk memforward paket data yang diterimanya ke komputer lain. ip_forward harus diset yes bila memang komputer ini dibangun untuk bertindak sebagai router atau bridge. Baris kedua menunjukkan bahwa perlindungan ipspoof aktif. Ada baiknya pilihan ini selalu yes untuk menghindari terjadinya spoofing alamat IP kita oleh orang lain. Baris ketiga menyatakan bahwa syncookies tidak diaktifkan. Pilihan ini bertujuan untuk membatasi jumlah usaha membuat koneksi baru dari komputer lain ke komputer kita. Bila komputer kita menerima semua request secara serentak dengan jumlah banyak, besar kemungkinan bahwa komputer kita akan hang dalam waktu singkat.

Senin, 20 Februari 2012

APLIKASI UNTUK MENENTUKAN IP ADDRESS DAN SUBNETMASK HOST PADA SUATU JARINGAN

Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 1-11 1 Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 1-11 ISSN: 0854-4743 APLIKASI UNTUK MENENTUKAN IP ADDRESS DAN SUBNETMASK HOST PADA SUATU JARINGAN Ahmad Mubarak, Fathul Wahid Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia Jl. Kaliurang Km. 14 Yogyakarta 55501 Telp. (0274) 895287 ext. 122, Faks. (0274) 895287 ext. 147 E-mail: thommey2000@yahoo.com; fathulwahid@fti.uii.ac.id ABSTRAK Salah satu protokol pendukung komunikasi jaringan adalah TCP/IP, protokol ini diberikan pada setiap komputer yang terhubung pada suatu jaringan agar bisa dikenali dalam jaringan tersebut. Dalah hal ini setiap komputer diberikan alamat logika (IP address). Penelitian ini membahas aplikasi untuk menentukan alamat IP dan subnetmask host pada jaringan perusahaan dengan metode subnetting. Tujuan penelitian adalah untuk membangun software aplikasi yang memberikan kemudahan pada user dalam menentukan IP address dan menentukan subnetmask host pada masing-masing departemen yang terdapat dalam suatu jaringan secara bijaksana berdasarkan jumlah PC masing-masing departemen. Hasil akhir dari keluaran sistem berupa nomor network baru, rentang alamat IP, alamat broadcast, dan subnetmask untuk masing-masing departemen. Kata kunci: IP address, subnetmask, host, broadcast. 1. PENDAHULUAN IP address merupakan alamat logika yang di berikan ke semua perangkat jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address memungkinkan host pada jaringan yang berbeda maupun pada jaringan yang sama untuk bisa saling berkomunikasi walaupun dlm platform yang berbeda. Untuk mengatasi kesulitan dalam perhitungan alamat IP munculah suatu metode yang dinamakan subnetting yang berfungsi memperbanyak Network ID dimiliki dengan cara mengorbankan sebagian Host ID untuk membuat Network ID tambahan. Berdasarkan hal tersebut maka akan dibangun sebuah software aplikasi yang dapat membantu seorang user dalam menentukan IP Address host yang ada pada suatu jaringan secara efektif dengan pertimbangan banyaknya jumlah host yang ada pada masing-masing divisi/departemen. Penelitian ini memiliki batasan sebagai berikut: a. Aplikasi akan menampilkan hasil dari prosses subnetting yang dari masing- masing divisi/departemen. b. Rentang IP Address pada setiap divisi/departemen bisa berbeda-beda berdasarkan jumlah host yang telah user inputkan sebelumnya. c. Jumlah divisi/departemen dibatasi maksimal 10. d. IP yang digunakan adalah IPv4 (IP version 4). Mubarak & Wahid – Aplikasi Menentukan IP Address & Subnetmask Host pada Jaringan 2 e. Kelas IP yang digunakan adalah kelas A, B dan C f. Aplikasi ini dijalankan dalam sistem operasi Microsoft Windows. 2. LANDASAN TEORI 2.1 IP Address IP address merupakan bilangan biner 32 bit yang terbagi menjadi empat kelompok, sehingga masing-masing kelompok terdiri dari bilangan biner 8 bit. Ini merupakan implementasi alamat IP yang disebut IPv4 (Wagito, 2005). Sebagai contoh: 11000000.10101000.01100100.01100111 alamat IP di atas setelah di konversi ke desimal menjadi: 192.168.100.103 Masing-masing kelompok bit biner terdiri dari 8 bit, sehingga jika diubah menjadi bilangan desimal, maka bilangan yang mungkin adalah dari 0 (biner = 00000000) sampai 255 (biner = 11111111) yaitu ada 256 bilangan desimal. 2.2 Jenis IP Address a. Classfull Classfull merupakan metode pembagian IP address berdasarkan kelas dimana IP address (yang berjumlah sekitar 4 milyar) dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D dan E. b. Classless Classless addressing disebut juga sebagai pengalamatan tanpa kelas. Classless addressing Saat ini mulai banyak diterapkan, yakni dengan mengalokasikan IP address dalam notasi Classless Inter Domain Routing (CIDR). Istilah lain yang digunakan untuk menyebut bagian IP address yang menunjuk suatu jaringan secara lebih spesifik disebut juga dengan Network Prefik. Biasanya dalam menuliskan network prefix suatu kelas IP address digunakan tanda garis miring (slash) “/” diikuti dengan angka yang menunjukkan panjang network prefix dalam bit. 2.3 Network ID, Host ID, dan Broadcast Alamat IP pada dasarnya terbagi menjadi dua bagian yaitu Network ID dan Host ID. Network ID untuk menentukan alamat jaringan, sedangkan Host ID menentukan alamat host. Secara simbolik IP address juga bisa dituliskan sebagai 4 kelompok huruf seperti pada tabel 1. Selain itu IP address juga dapat dituliskan seperti yang tampak dalam tabel 2. Tabel 1. Tabel simbolisasi IP address W X Y Z Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 1-11 3 Tabel 2. Tabel Network ID dan Host ID Kelas Network ID Host ID Default Subnet Mask A w. x.y.z 255.0.0.0 B w.x y.z 255.255.0.0 C w.x.y z 255.255.255.0 Network ID akan menentukan alamat jaringan peralatan tersebut. Alamat jaringan adalah alamat IP yang mana bit bilangan bagian host semuanya dibuat menjadi 0. Alamat jaringan akan menentukan lokasi peralatan dalam sistem jaringan, apakah ada pada lokasi yang sama atau tidak. Host ID menentukan nomor host atau kartu jaringan untuk peralatan jaringan yang dimaksud. Bagian host akan menentukan alamat host. Selain alamat jaringan dan alamat host, juga dapat diambil pengertian tentang alamat broadcast. Alamat broadcast adalah IP address yang semua bit bilangan bagian host dibuat menjadi 1. Alamat broadcast digunakan untuk berbicara secara simultan kepada semua peralatan dalam satu jaringan. 3. METODE PERANCANGAN Metode perancangan perangkat lunak yang digunakan untuk mengelemen- tasikan adalah dengan metode berarah aliran data. Metode ini menyajikan diagram alir (flowchart) yang menggambarkan proses pemasukan data pada sistem, bagaimana data diproses sampai dengan penyajian data kepada user. Pada perancangan ini digunakan perancangan arsitektural. Perancangan arsitektural merupakan pembuatan sistem aplikasi dari Perhitungan IP Address beserta implementasinya dengan menggunakan pemrograman yang sesuai dengan karakteristik software tersebut, bagian umum dari aplikasi ini bisa dilihat pada gambar 1 untuk pilihan manual dan gambar 2 untuk pilihan otomatis. Gambar 1. Struktur Umum Software aplikasi Perhitungan IP Address Manual Penjelasan dari bagian-bagian struktur umum sofware aplikasi Perhitungan IP address manual adalah sebagai berikut: Mubarak & Wahid – Aplikasi Menentukan IP Address & Subnetmask Host pada Jaringan 4 1. Input Bagian Input adalah bagian dalam memberikan data yang dibutuhkan agar dapat diproses melalui software aplikasi Perhitungan IP Address. Pada bagian ini user menginputkan data Nomer Network yang akan di subnettkan, jumlah departemen dan nama departemen beserta jumlah PC masing-masing departemen. 2. Proses Bagian Proses adalah bagian untuk mengeksekusi semua fungsi maupun prosedur dari keseluruhan proses pada software aplikasi Perhitungan IP Address ini. Pada Bagian ini sistem akan memproses data yang telah di inputkan user. Pertama-tama sistem akan membaca nomer network, Jumlah departemen dan Jumlah PC masing-masing departemen yang telah di inputkan user. Berikutnya sistem akan menentukan Kelas IP berdasarkan nomer network yang telah di inputkan. Kemudian sistem akan membaca jumlah PC tertinggi dari data yang telah diinputkan user, apakah masuk dalam rentang jumlah maksimum host pada kelas tersebut atau tidak. Jika Ya maka sistem akan melakukan proses subnetting, namun jika tidak, sistem akan menentukan kelas mana yang tepat untuk jumlah PC tersebut, kemudian melakukan proses subnetting setelah menentukan nomer network baru. 3. Output Bagian Output adalah bagian akhir dari keseluruhan proses pada software aplikasi Perhitungan IP Address. Pada software ini data hasil akhir dari proses adalah berupa data hasil subnetting diantaranya adalah: Nomer Network masing-masing departemen, Rentang IP Address berdasarkan jumlah PC masing-masing departemen, Alamat Broadcast dan Subnetmask. Untuk proses kerja sistem bisa dilihat dari pseude code berikut: IP Awal dimasukkan oleh User, User memasukan data jumlah departemen,nama departemen dan jumlah PC masing- masing departemen, Cari Jumlah PC Tertinggi Dari Semua Departemen, CAri Kelas yang tepat untuk proses subnetting Jika PCTertinggi <= 62 dan PCTertinggi >= 2 maka kelas yang Tepat Adalah KELAS C Jika PCTertinggi <= 16382 dan PCTertinggi >62 maka kelas yang Tepat Adalah KELAS B Jika PCTertinggi <= 4194302 dan PCTertinggi >16382 maka kelas yang Tepat Adalah KELAS A Jika PCTertinggi > 4194302 atau IPKolom1 > 223 maka Tampilkan Informasi TIDAK MASUK KELAS Kemudian lakukan pengecekan kondisi mencukupi, kurang atau tidak Efektif Untuk Kondisi mencukupi Jika (PCTertinggi <= 62 dan PCTertinggi >= 2) dan (IPKolom1 >= 192 dan IPKolom1 <= 223) Atau Jika (PCTertinggi <= 16382 dan PCTertinggi >62) dan (IPKolom1 >= 128 dan IPKolom1 <= 191) Atau Jika (PCTertinggi <= 4194302 dan PCTertinggi >16382) dan (IPKolom1 >= 1 dan IPKolom1 <= 126) maka Kondisi MENCUKUPI dan lakukan proses subnetting Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 1-11 5 Untuk Kondisi kurang Jika (IPKolom1 >= 192 dan IPKolom1 <= 223) dan (PCTertinggi <= 16382 dan PCTertinggi >62) Maka Kelas Yang Tepat adalah KELAS B Jika (IPKolom1 >= 192 dan IPKolom1 <= 223) dan (PCTertinggi <= 4194302 dan PCTertinggi >16382) Maka Kelas Yang Tepat adalah KELAS A Jika (IPKolom1 >= 128 dan IPKolom1 <= 191) dan (PCTertinggi <= 4194302 dan PCTertinggi >16382) Maka Kelas Yang Tepat adalah KELAS A Kemudian lakukan pemberian IP baru Lakukan RandomIPKolom1(KelasYangTepat) Untuk KelasYangTepat = KELAS A rentang random 1-126 Untuk KelasYangTepat = KELAS B rentang random 128-191 Untuk KelasYangTepat = KELAS C rentang random 192-223 Untuk KolomIP 2,3&4 rentang random (0-224) Lakukan Proses Subnetting Untuk Kondisi Tidak Efektif Jika (IPKolom1 >= 1 dan IPKolom1 <= 126) dan (PCTertinggi <= 16382 dan PCTertinggi >62) Maka Kelas Yang Tepat adalah KELAS B Jika (IPKolom1 >= 1 dan IPKolom1 <= 126) dan (PCTertinggi <= 62 dan PCTertinggi >= 2) Maka Kelas Yang Tepat adalah KELAS C Jika (IPKolom1 >= 128 dan IPKolom1 <= 191) dan (PCTertinggi <= 62 dan PCTertinggi >= 2) Maka Kelas Yang Tepat adalah KELAS C Kemudian lakukan pemberian IP baru Lakukan RandomIPKolom1(KelasYangTepat) Untuk KelasYangTepat = KELAS A rentang random 1-126 Untuk KelasYangTepat = KELAS B rentang random 128-191 Untuk KelasYangTepat = KELAS C rentang random 192-223 Untuk KolomIP 2,3&4 rentang random (0-224) Lakukan Proses Subnetting Sedangkan perancangan arsitektural sistem untuk pilihan otomatis digambarkan sebagai bagan alir yang tampak pada gambar 2. Gambar 2. Struktur Umum Software aplikasi Perhitungan IP Address Otomatis Penjelasan dari bagian-bagian struktur umum sofware aplikasi Perhitungan IP Address otomatis adalah sebagai berikut: 1. Input Bagian Input adalah bagian dalam memberikan data yang dibutuhkan agar dapat diproses melalui software aplikasi Perhitungan IP Address. Berbeda dengan subneeting manual, pada bagian ini user tidak menginputkan nomer Mubarak & Wahid – Aplikasi Menentukan IP Address & Subnetmask Host pada Jaringan 6 network tetapi hanya menginputkan data Jumlah departemen dan nama departemen beserta jumlah PC masing-masing departemen. 2. Proses Bagian Proses adalah bagian untuk mengeksekusi semua fungsi maupun prosedur dari keseluruhan proses pada software aplikasi Perhitungan IP Address ini. Pada Bagian ini sistem akan memproses data yang telah di inputkan user. Pertama-tama sistem akan membaca jumlah PC tertinggi dari data yang telah diinputkan user. Berikutnya sistem akan menentukan kelas mana yang lebih efisien untuk jumlah PC tersebut. Kemudian sistem akan memberikan alamat IP secara acak sesuai dengan kelas yang telah ditentukan untuk melakukan proses subnetting. 3. Output Bagian Output adalah bagian akhir dari keseluruhan proses pada software aplikasi Perhitungan IP Address. Pada software ini data hasil akhir dari proses adalah berupa data hasil subnetting diantaranya adalah: Nomor Network masing-masing departemen, Rentang IP Address berdasarkan jumlah PC masing-masing departemen, Alamat Broadcast dan Subnetmask. Untuk proses kerja sistem dapat dilihat dari pseude code berikut: User memasukan data jumlah departemen,nama departemen dan jumlah PC masing-masing departemen, Cari Jumlah PC Tertinggi Dari Semua Departemen CAri Kelas yang tepat untuk proses subnetting Jika PCTertinggi <= 62 dan PCTertinggi >= 2 maka kelas yang Tepat Adalah KELAS C Jika PCTertinggi <= 16382 dan PCTertinggi >62 maka kelas yang Tepat Adalah KELAS B Jika PCTertinggi <= 4194302 dan PCTertinggi >16382 maka kelas yang Tepat Adalah KELAS A Jika PCTertinggi > 4194302 atau IPKolom1 > 223 maka Tampilkan Informasi TIDAK MASUK KELAS Kemudian Tentukan IP address yang akan disubnettkan dengan cara : Lakukan RandomIPKolom1(KelasYangTepat) Untuk KelasYangTepat = KELAS A rentang random 1-126 Untuk KelasYangTepat = KELAS B rentang random 128-191 Untuk KelasYangTepat = KELAS C rentang random 192-223 Untuk KolomIP 2,3&4 rentang random (0-224) Lakukan Proses Subnetting Untuk proses subnetting dapat dilihat dalam pseude code berikut: Tentukan (Pangkat Terdekat – 2) yang hasilnya >= Jumlah host departemen Tentukan Bit Host Baru Untuk Kelas A mempunyai 24 bit host standard Bit Host BAru Kelas A = Pangkat Terdekat Untuk Kelas B mempunyai 16 bit host standard Bit Host BAru Kelas B = Pangkat Terdekat Kelas C mempunyai 8 bit host standard Bit Host BAru Kelas C = Pangkat Terdekat Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 1-11 7 Tentukan Bit Network Kelas A mempunyai 24 bit host standard Bit Network Kelas A : BitHostStandardKelasA – Pangkat Terdekat Tentukan Subnetmask Baru Kelas B mempunyai 16 bit host standard Bit Network Kelas B : BitHostStandardKelasB – Pangkat Terdekat Tentukan Subnetmask Baru Kelas C mempunyai 8 bit host standard Bit Network Kelas C : BitHostStandardKelasC – Pangkat Terdekat Tentukan Subnetmask Baru Tentukan Jumlah Subnet yang mungkin Jumsubnet Yang mungkin : 2^ BitNetwork(KelasYgTepat) Tentukan Kelipatan Kelompok Tabel IP 256 – Subnetmask Baru 4. IMPLEMENTASI Halaman utama merupakan tampilan yang memuat berbagai macam kebutuhan sistem, diantaranya adalah kebutuhan input, output dan menu, seperti yang terlihat pada gambar 3. Gambar 3. HalamanUtama Di dalam tampilan utama terdapat 2 aktifitas bagi user untuk berinteraksi dengan sistem yaitu: 1. Pilihan Manual Urutan langkah proses Manual adalah sebagai berikut: Mubarak & Wahid – Aplikasi Menentukan IP Address & Subnetmask Host pada Jaringan 8 a. Klik ComboBox jumlah departemen pilih jumlah yang dibutuhkan b. Klik opsi RadioButton Manual c. Inputkan IP Address yang akan di subnetkan d. Inputkan Nama Departemen pada StringGrid yang tersedia e. Inputkan Jumlah PC masing-masing departemen yang terdapat pada tringGrid. 2. Pilihan Otomatis Urutan langkah pilihan otomatis tidak jauh beda dengan proses manual, hanya saja pada pilihan otomatis user tidak diharuskan menginputkan IP Address. Langkah prosesnya adalah sebagai berikut: a. Klik ComboBox jumlah departemen pilih jumlah yang dibutuhkan b. Klik opsi RadioButton Otomatis c. Inputkan Nama Departemen pada StringGrid yang tersedia d. Inputkan Jumlah PC masing-masing departemen yang terdapat pada StringGrid. Pada Halaman utama terdapat beberapa komponen untuk input jumlah departemen dan pilihan manual maupun otomatis. Semua dikelompokkan dalam sebuah GroupBox yang diberi nama IP System. Pada bagian input IP System terdapat 2 komponen yaitu: 1. ComboBox yang digunakan untuk menyimpan list jumlah departemen 2. RadioButton digunakan untuk menentukan pilihan sistem secara manual maupun otomatis. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar 4. Gambar 4. Input IP System Pada pilihan manual dibutuhkan inputan berupa IP Address yang akan di subnettkan. Untuk kebutuhan ini dibutuhkan sebuah komponen GroupBox yang diberi nama IP Address dan 4 buah komponen Edit. Dapat dilihat pada gambar 5. Gambar 5. Input IP Address Selain itu untuk input nama departemen dan jumlah PC masing-masing departemen digunakan sebuah komponen StringGrid seperti pada gambar 6. Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 1-11 9 Gambar 6. Input Nama Departemen dan Jumlah PC Untuk menampilkan proses perhitungan sistem digunakan sebuah komponen memo seperti pada gambar 7. Gambar 7. Output Proses Perhitungan Sistem Untuk menjalankan pengolahan data yang telah diinputkan pada sistem kemudian menampilkan hasil proses di butuhkan sebuah komponen SpeedButton yang diberi nama tombol Proses seperti yang terlihat pada gambar 8. Sedangkan halaman tabel menampilkan hasil dari proses subnetting. Pada tampilan ini sistem akan menampilkan Output dari sistem berupa Nama Departemen, Network ID, Range IP, Alamat Broadcast dan Subnetmask. Halaman Tabel terlihat pada gambar 9. Mubarak & Wahid – Aplikasi Menentukan IP Address & Subnetmask Host pada Jaringan 10 Gambar 8. Tombol Proses pada halaman Utama Gambar 9. Halaman Tabel 5. SIMPULAN Setelah dilakukan analisis terhadap sistem aplikasi untuk menghitung IP address dan menentukan subnetmask, maka didapatkan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Media Informatika, Vol. 4, No. 1, Juni 2006, 1-11 11 1. Perangkat lunak yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Delphi 6.0 ini dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dalam penentuan IP address dan subnetmask dalam pengalamatan suatu jaringan berdasarkan jumlah PC yang telah diinputkan. 2. Pengujian sistem terhadap pemasukan data yang tidak benar memberikan hasil yang baik. Sistem mampu mengantisipasi kesalahan pemasukan data dengan memberikan pesan kesalahan pada user. 3. Untuk proses perhitungan otomatis, sistem bekerja dengan baik, user hanya memasukkan data jumlah PC tanpa memasukkan data IP address. Namun sistem dapat menentukan langsung IP address yang tepat beserta subnetmasknya berdasarkan jumlah PC yang telah dimasukan, sehingga memberikan kemudahan bagi user yang kurang memahami dalam penetuan kelas IP address. 6. SARAN Berdasarkan pada pengujian yang telah dilakukan pada perangkat lunak yang dibuat, maka diperoleh beberapa saran untuk pengembangan perangkat lunak selanjutnya agar diperoleh kinerjanya yang lebih baik, yaitu sebagai berikut: 1. Fasilitas maupun komponen-komponen yang ada pada aplikasi untuk menghitung IP address dan menentukan subnetmask ini dapat ditambahkan dan dikembangkan lagi menjadi aplikasi yang lebih bagus. 2. Penentuan kelas IP yang digunakan tidak bergantung pada jumlah PC tertinggi pada suatu departemen saja sehingga departemendepartemen yang mempunyai jumlah PC yang lebih kecil juga dapat menentukan kelas IP nya masing-masing berdasarkan jumlah PC yang telah dimasukan. PUSTAKA Budi, (2003). Konsep dan Perancangan Jaringan Komputer, Yogyakarta, Penerbit Andi. Syafrizal. (2005). Penghantar Jaringan Komputer, Yogyakarta, Penerbit Andi. Wagito. (2005). Jaringan Komputer Teori dan Implementasi Berbasis Linux, Jakarta, Penerbit Gavamedia. Wahana Komputer. (2003). Konsep Jaringan Komputer dan Pengembangannya, Jakarta, Penerbit Salemba Infotek.