Sabtu, 18 Juni 2011

MENDIAGNOSA PERMASALAHAN & KERUSAKAN PADA KOMPUTER


MENDIAGNOSA PERMASALAHAN & KERUSAKAN PADA KOMPUTER
Tips Merawat Komputer
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjgGxnWkT4tgZB-eUfLLlLhOmtCJ7dbkjUzwzMzddMLjhpJXfag7MQaB-iCf4V02Fd_dyRukj5xInABY677SR6LMbpfVDmRdVon_y8NdsP-vu6Bjw2YfJNunCCdibKMiqbs0oqHJlubA8/s320/pc01.jpg
Mungkin saat ini, computer menjadi suatu barang yang wajib dikenal and diketahui terutama oleh kebanyakan mahasiswa. Memang tidak wajib, namun kita mengenal computer tentu saja akan membuat apa yang kita kerjakan semakin mudah. Pun lebih dari itu, sekumpulan computer yang terhubung dalam jaringan atau network dapat digunakan untuk berbagi sumber daya and informasi.
Pertanyaan yang sering mucul adalah, bagaimana kah cara yang bisa dilakukan tuntuk merawat computer..? karena tak jarang computer yang kita miliki itu rusak baik itu karena terkena virus, adanya komponen dalam CPU computer yang rusak ataupun crash nya instalasi yang kita lakukan pada computer.
Ada baiknya jika kita mengetahui bagaimana cara untuk merawat computer sehingga sebelum computer itu rusak, kita sudah dengan susah sekuat tenaga untuk merawat computer kita namun kalo memang sudah waktu nya rusak yam au gimana lagi, berikut ini penulis ingin membagikan beberapa tips untuk merawat computer….so lets cek it now

1) Bersihkan motherboard & periferal lain(hardware) dari debu secara berkala. Untuk membersihkannya dapat kiga gunakan kuas halus ukuran kecil dan sedang. Setidaknya dua bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.

2) Uninstall atau buang program yang tidak berguna. Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak. Biasanya akan muncul warning juga space hardisk kita sudah penuh. System operasi windows sudah mendukung akan hal yang seperti ini

3) Bersihkan Recycle Bin secara rutin. Sebenarnya file/folder yang kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin, namun ada beberapa jenis setingan yang bisa kita gunakan antara lain memberikan peringatan saat menghapus, hapus lalu simpan di tempat sementara atau hapus permanen. Untuk setingan yang hapus lalu disimpan ditempat penampungan ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yang dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet. Caranya :
>> jalankan Windows Explorer
>> klik Recycle Bin
>> klik File
>> klik Empty Recyle Bin.

Atau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya :
>> Klik Start
>> Program
>> Accessories
>> System Tool
>> Disk Cleanup
>> kemudian pilih drive yg mau dibersihkan
>> setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.

4) Install program antivirus dan update secara berkala. Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yang terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang. Ada baiknya kita menonaktifakan sistem restore yaitu dengan cara klik kanan My Computer >> pilih System Restore >> lalu beri tanda centang pada cek box dengan keretangan Turn off System Restore on all drive

5) Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer

6) Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

7) Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya
>> klik Start
>> Control Panel
>> Display
>> klik tab screensaver,
>> kemudian pilih sesuai selera Anda.

8) Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini. Untuk cara ini dianjurkan tidak terlalu sering,mengapa….? Defrag adalah proses pengaturan file pada hardisk. Untuk mengaturnya agar berada pada posisi track yang berdekatan maka dilakukan gesekan untuk memindahkan. Defrag yang terlalu sering akan menyebabkan kondisi piringan hardisk cepat rusak karena seringanya proses pengikisan.

9) Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan. Akan lebih baik lagi jika menggunakan AC, hmm tambah dingin

10) Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.

11) Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(diambil dari berbagai sumber)


MASALAH PADA MOTHER BOARD
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjB9rr24op1NhXbH9QO4jAds2da_YfZGKPulCXQ5Ppptqxodg01laG5l1lS_4dSNPRSmOiZ80fsgGYCNnnZZlgDn7fGGr_dQQaNf7sEoHNZshV5dag2o8NEt_kZNd-ZQFshYfjkZcTQjk8/s200/untitled.jpg
Gejala :
Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.

Solusi :
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mboard tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS


MASALAH PADA HARD DISK
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi07xB6TFYQgXqHyxKs0adS4SpEQyZwRC8WwgsDIDgeu5B9-sfFKRJQ1Q3lLPC1GqtzkhJId7udJmG_amjXFRM88k3Wd-T1mxmac0pwRynCsob1DUakDqDebegfynUZnwUTDSodttmtRBI/s200/hd6.jpg
Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan "harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan "press F1 to continou" setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan "Operating system not found".

Solusi :
Periksa kabel tegangan

Mengatasi Masalah Pada CD/DVD/ROM/RW

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgOwYIJQ3MfTqMSAi5w1gteat9UubgdgQqo1PqQZA9-LEc4Mq3RIu0vIvxSm3uCbkpaYiGHDYjL48TIrI8YlMgCauls3dZwoCHjPSf9xeWJ29HpuOEwkz5Efk-TlJsFb1L9MTJX4QXUfgw/s200/ibm_t20_cdrw.jpg
Gejala :
Jenis kerusakan yang biasa ditemui :
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)

Solusi :
1) Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2) Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3) Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
4) Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud


Masalah BIOS
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjB8XVFWMAUyV1DbgWxvuRJMbWPxmEnpQDy5cdx7ySMWMkyvyJkWoGlmNKXRkEmNFFuD3kdcOAuD37tUg1zO0cFHnXzWtKb9lKzavkHpmBtrxxBsjbcDKBi1nj4Sktvu6BZ4YkXK02E6dY/s200/chip_bios_2.jpg
Gejala :
Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.

Solusi :
Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

Gejala :
CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.

Solusi :
Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.
Pesan kesalahan BIOS
Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.

AMI BIOS
Beep 1x :
RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 - Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.

AWARD BIOS
Beep 1x Panjang :
RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.

Batrey CMOS Rusak / Lemah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEggoMNxvFmi2udEUy3ByGsGPTfnNS_ynwrTnqL1QOIkXbdXk4IwDITaUIkXkY6olE0sRepM4Z7edu4BZRE_iXTGvii9vCmuvE12MXauA-8lU34-S_58jBGhTY4xEGJbL8BjoZ0dbvxb5Xc/s400/cmos_battery.jpg
Gejala :
Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.

Solusi :
Segera Ganti Batrey nya

MASALAH SYSTEM CPU
Gejala : CPU yang sering Hang???
Solusi :
Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil.....sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut


Gejala :
Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?
Solusi :
Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.

Gejala :
Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat

Solusi :
Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.

FILE HILANG

File hilang, partisi hancur, atau sistem rusak? Tak perlu risau. CHIP melemparkan ban penyelamat untuk data Anda yang berharga. Tak soal apakah pada hard disk, DVD, atau memory-card. Semua dapat dikembalikan.
Ketika ada orang jatuh dari kapal ke laut, ban penyelamat perlu secepatnya dilemparkan. Bila ada data hilang dari PC Anda, secepatnya gunakan CHIP-DVD. Tak jadi soal apakah itu foto Anda yang tersimpan di SD-card, dokumen di hard disk, atau data pada DVD yang rusak. Tool dari CHIP dapat merekonstruksi semua yang tampak hilang (tetapi belum tertimpa).

Untuk setiap kasus CHIP memberikan sebuah workshop. Bila aksi penyelamatan sederhana gagal, ada tip-tip selanjutnya. Pengguna berpengalaman yang tidak membutuhkan tampilan program dapat merestorasi partisi yang terhapus melalui baris perintah. Selain itu, CHIP juga telah mengemas program-program kecil yang pintar untuk mencegah hilangnya data. Tool-tool ini akan menyimpan file-file penting untuk menyelamatkan data Anda bahkan, sebagian dilakukan secara otomatis

MENYELAMATKAN BERDASARKAN TIPE FILE :

Dalam DiskRecovery, di sebelah kiri Anda akan melihat tipe file, sementara di jendela kanan tercantum nama-nama file yang ditemukan.



Harga edisi personal sekitar 80 Euro dan dapat dioperasikan pada satu PC. Harga edisi profesionalnya jelas lebih mahal, tetapi dapat digunakan pada banyak PC. Edisi personal sudah mencukupi jika Anda hanya ingin menyelamatkan file-file di PC sendiri. Di CHIP-DVD tersedia versi personal dengan fungsi lengkap yang berlaku selama 30 hari.

Memilih partisi :

Jalankan DiskRecovery melalui ‘Start | O&O Software | O&O DiskRecovery’. Dalam menu Start, klik ‘Next’. Dalam jendela berikutnya tandai drive yang berisi file-file yang akan direstorasi. Bila partisinya sudah terhapus, singkirkan tanda di depan pilihan 'Hide unpartitionable areas'. Klik ‘Next’.

Pada ‘Advanced Settings’, Anda tak perlu mengubah apa pun, kecuali jika Anda ingin mencari sebuah file yang baru dihapus dengan ukuran lebih dari 512 MB yang tidak tercantum dalam Master File Table. Bila Anda tidak ingin mencari file seperti itu, singkirkan tanda di depan ‘Deep Scan’ MFT agar pencarian menjadi lebih cepat.

Mendefinisikan parameter pencarian :

Klik ‘Next’. Dalam jendela berikutnya, tentukan tipe file yang akan direstore. Biasanya semua tipe file yang dikenal DiskRecovery secara otomatis akan diaktifkan. Bila Anda hanya ingin merestore file AVI, klik ‘Deselect All’ dan beri tanda di depan ‘AVI’.

Anda juga dapat memilih option ‘Filter berdasarkan kelompok file’ kemudian mengaktifkan pilihan ‘Movie’ dalam menu pull-down. Dengan ini, DiskRecovery akan mencari file AVI, MPEG, WMV, dan sejenisnya. Konfirmasikan dengan mengklik ‘OK’.

Merestorasi file :
Dengan mengklik tombol ‘Next’, DiskRecovery akan memulai pencarian file. Ini dapat berlangsung beberapa menit tergantung ukuran partisinya. Diperlukan waktu sekitar dua menit untuk setiap GB. DiskRecovery akan menampilkan hasilnya menurut tipe file.

Pilih file-file yang akan Anda restorasi. Selanjutnya, klik ‘Next’. Dalam jendela berikutnya, tentukan sebuah folder untuk menyimpan file-file yang telah diselamatkan. Default-nya adalah ‘My Documents | Recover’. Klik ‘Next’ untuk memulai proses recovery yang sebenarnya.

MENYELAMATKAN FILE :

Setelah proses scan, PC Inspector File Recovery akan menampilkan semua file yang terhapus. Kini Anda dapat merestorasi dengan mudah.


Tips 1 Menyelamatkan data dari partisi sistem:
Bila data yang akan diselamatkan berada di partisi sistem, prosedurnya sedikit berbeda. Setiap kali sebuah program diaktifkan, Windows akan menuliskan data baru di partisi sistem sehingga file yang akan diselamatkan berisiko tertimpa. Oleh karena itu, lebih baik gunakan R-Studio yang dapat Anda download dari www.rtt.com. R-Studio menyediakan emergency tool yang hanya aktif dalam RAM dan tidak menyentuh partisi.
Tips 2 Menyelamatkan lebih banyak data :
Pada file-file eksotis seperti MP4 atau AAC, DiskRecovery harus menyerah karena tidak termasuk dalam 300 format yang secara otomatis dikenali. Namun, Anda dapat memperluas fungsinya. Buat file signature sendiri berupa pola kode untuk mengidentifikasi tipe file tersebut. Untuk keperluan ini biasanya digunakan hexeditor seperti freeware HxD.
Bila Anda membuka file-file AAC dengan HxD melalui perintah ‘File | Open’, akan tampak bahwa 4 nilai heksadesimal pertamanya selalu sama, yaitu FF, F1, 59, 80. Cantumkan nilai-nilai ini ke dalam DiskRecovery.

A+ Hardware Tutorial









A+ Hardware Tutorial



TX MotherBoards
MB800V
Socket 478 Pentium® 4 ATX Motherboard w/ Intel® 845GV Chipset



FEATURES
  • Supports Pentium® 4 / Celeron® processors , up to 3.06GHz, 400MHz/533MHz FSB
  • 2x DDR DIMM, Max. 2GB
  • Integrated 10/100BaseT LAN
  • Integrated VGA for CRT, shared memory
  • DiskOnChip®, Watchdog timer, Digital I/O
  • 4x USB 2.0, 4x COM
  • 3x PCI, 3x ISA
MB800V SPECIFICATIONS

CPU Socket
Socket 478

CPU
Intel® Pentium® 4 / Celeron®, up to 3.06GHz
Chipset
Intel® 845GV chipset

Processor Side Bus Frequency

533MHz (133MHz x4) / 400MHz (100MHz x4)

L2 Cache
256K/512K, CPU integrated

BIOS
Award BIOS, ACPI supported

System Memory
Two DDR slots
Support up to 2GB PC200/266 DDR SDRAM

VGA
Intel® 845GV chipset integrated

LAN
ICH4 integrated Ethernet, 10/100Mbps

Audio
ICH4 integrated audio with AC97 Codec

LPC I/O
Winbond 83627HG supports IrDA x 1, Parallel x 1, COM1 (RS232), COM2 (RS232/422/485), FDC up to 2.88MB (3 Mode support), hardware monitoring
IDE Interface
Built in ICH4; Two enhanced IDE supports 4 IDE devices
including UDMA33/66/100, PIO mode 4 and bus master

FDD Interface
Supports up to two floppy disk drives: 3.5" and/or 5.25" drives; 3 Mode support

Parallel Port
One parallel port supports SPP/EPP/ECP

Serial Ports
One RS-232/422/485 and three RS-232 ports
COM3 and COM4 supported by Winbond 83877

Watchdog Timer
Generates system reset; 256 levels

Solid State Disk Interface
Supports 2MB~288MB M-Systems DiskOnChip flash disk

Hardware Monitoring
Built in Winbond W83627HG; monitors system/CPU temperature and voltage status

USB
USB 1.1 and 2.0 compliant
Supports 4 USB ports

IrDA
Pin header

Keyboard and Mouse Connector
PS/2 type keyboard and mouse connectors

Digital I/O
4 in / 4 out

Expansion Slot
=3 PCI, 3 ISA Slots

PCI to ISA Bridge
Winbond 83628, Winbond 83629

Power Connector

ATX 12V power connector

Form Factor
ATX

Dimensions
305mm x 244mm (12" x 9.6")

Power Consumption
Pentium® 4 2.4GHz w/ 512MB DDR
+5V: 0.65A
+12V: 5.94A









Installation, Configuration, and Up gradation:
Computer Motherboard and its constituent components: 

There are primarily two types of motherboards, AT motherboard, and ATX motherboard. AT motherboards are older, and not commonly used now a days. The AT and ATX motherboards differ in the form factor. Full AT is 12" wide x 13.8" deep, and Baby AT is 8.57" wide x 13.04" deep.  Full-ATX is 12" wide x 9.6" deep and Mini-ATX is 11.2" wide x 8.2" deep. Other major differences include power supply connector, and keyboard connector. AT has 5-pin large keyboard connector, where as ATX has 6-pin mini connector. Similarly, AT has single row two connectors +/-5V, and +/-12V, whereas ATX motherboard has double row single connector providing +/-5V, +/-12V, and +3.3V.

A typical ATX PC motherboard with constituent components is given below:
The important constituent components of an ATX Motherboard are given below:

  1. Mouse & keyboard
  2. USB
  3. Parallel port
  4. CPU Chip
  5. RAM slots
  6. Floppy controller
  7. IDE controller
  8. PCI slot
  9. ISA slot
  10. CMOS Battery
  11. AGP slot
  12. CPU slot
  13. Power supply plug in


 
1. Mouse & keyboard:  Keyboard Connectors are two types basically. All PCs have a Key board port connected directly to the motherboard. The oldest, but still quite common type, is a special DIN, and most PCs until recently retained this style connector. The AT-style keyboard connector is quickly disappearing, being replaced by the smaller mini DIN PS/2-style keyboard connector.

                    You can use an AT-style keyboard with a PS/2-style socket (or the other way around) by using a converter. Although the AT connector is unique in PCs, the PS/2-style mini-DIN is also used in more modern PCs for the mouse. Fortunately , most PCs that use the mini-DIN for both the keyboard and mouse clearly mark each mini-DIN socket as to its correct use. Some keyboards have a USB connection, but these are fairly rare compared to the PS/2 connection keyboards.

2. USB (Universal serial bus): 
 USB is the General-purpose connection for PC. You can find USB versions of many different devices, such as mice, keyboards, scanners, cameras, and even printers. a USB connector's distinctive rectangular shape makes it easily recognizable. 
USB has a number of features that makes it particularly popular on PCs. First, USB devices are hot swappable. You can insert or remove them without restarting your system.
3. Parallel port: Most printers use a special connector called a parallel port. Parallel port carry data on more than one wire, as opposed to the serial port, which uses only one wire. Parallel ports use a 25-pin female DB connector. Parallel ports are directly supported by the motherboard through a direct connection or through a dangle.
4. CPU Chip : The central processing unit, also called the microprocessor performs all the calculations that take place inside a pc. CPUs come in Variety of shapes and sizes.
    Modern CPUs generate a lot of heat and thus require a cooling fan or heat sink. The cooling device (such as a cooling fan) is removable, although some CPU manufactures sell the CPU with a fan permanently attached.
5. RAM slots: Random-Access Memory (RAM) stores programs and data currently being used by the CPU. RAM is measured in units called bytes. RAM has been packaged in many different ways. The most current package is called a 168-pin DIMM (Dual Inline Memory module).   
6. Floppy controller: The floppy drive connects to the computer via a 34-pin ribbon cable, which in turn connects to the motherboard. A floppy controller is one that is used to control the floppy drive.
7. IDE controller: Industry standards define two common types of hard drives: EIDE and SCSI.  Majority of the PCs use EIDE drives. SCSI drives show up in high end PCs such as network servers or graphical workstations. The EIDE drive connects to the hard drive via a 2-inch-wide, 40-pin ribbon cable, which in turn connects to the motherboard. IDE controller is responsible for controlling the hard drive.
8. PCI slot:  Intel introduced the Peripheral component interconnect bus protocol.  The PCI bus is used to connect I/O devices (such as NIC or RAID controllers) to the main logic of the computer. PCI bus has replaced the ISA bus.
9. ISA slot:  (Industry Standard Architecture) It is the standard architecture of the Expansion bus. Motherboard may contain some slots to connect ISA compatible cards.
10. CMOS Battery: To provide CMOS with the power when the computer is turned off all motherboards comes with a battery. These batteries mount on the motherboard in one of three ways: the obsolete external battery, the most common onboard battery, and built-in battery.

11. AGP slot:  If you have a modern motherboard, you will almost certainly notice a single connector that looks like a PCI slot, but is slightly shorter and usually brown. You also probably have a video card inserted into this slot. This is an Advanced Graphics Port (AGP) slot

12. CPU slot: To install the CPU, just slide it straight down into the slot. Special notches in the slot make it impossible to install them incorrectly. So remember if it does not go easily, it is probably not correct. Be sure to plug in the CPU fan's power.

13. Power supply plug in: 
The Power supply, as its name implies, provides the necessary electrical power to make the pc operate. the power supply takes standard 110-V AC power and converts into  +/-12-Volt, +/-5-Volt, and 3.3-Volt DC power.
The power supply connector has 20-pins, and the connector can go in only one direction.